Manokwari, TP – Konferensi Cabang (Konfercab) II Gerakan Pemuda Anshor Manokwari yang dilaksanakan di Gedung Aula Pondok Pesantren Salafiyah Manokwari pada Minggu (17/5/2026) telah melahirkan pemimpin baru, Muhammad Nur Khamid sebagai Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Manokwari masa khidmat 2026-2030.
Estafet kepemimpinan Gerakan Pemuda Ansor Manokwari masa khidmat 2026-2030 ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua PC GP Ansor Manokwari masa khidmat 2021-2025 Sarajudin Bin Abdel Naser kepada M. Nur Khamid yang disaksikan oleh para pengurus, anggota GP Ansor dan para pimpinan organisasi di Manokwari Papua Barat.
Ketua PC GP Ansor Manokwari, Muhammad Nur Khamid mengucap syukur atas tanggung jawab dan amanah yang diberikan sebagai pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Manokwari masa khidmat 2026-2030.
Ia menyadari, kepercayaan itu cukup berat, namun juga menjadi tanggungjawab yang mulia. “Memimpin organisasi besar dan bersejarah gerakan pemuda Ansor bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan niat yang tulus dan semangat khidmah (pengabdian) kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama, insyaallah saya siap melangkah bersama sahabat-sahabat sekalian,” tegas Khamid menerima pataka.
Untuk menjaga organisasi yang telah diwariskan para pendahulu dengan nilai-nilai perjuangan yang luar biasa, Khamid mengajak seluruh sahabat untuk merapatkan barisan, menyamakan frekuensi, dan memperkuat soliditas.
“Kita tidak bisa membesarkan Ansor hanya dengan satu atau dua orang saja, melainkan butuh kerja kolektif, gotong royong, dan keikhlasan dari kita semua. Ke depan, mari kita fokus pada beberapa agenda utama dari penguatan kaderisasi, mencetak kader-kader Ansor dan Banser yang militan, berakhlakul karimah, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat,” ucapnya.
Agenda berikutnya, Khamid melanjutkan dalam kebutuhan Organisasi, GP Ansor juga harus bisa mengembangkan, melengkapi apapun setiap hal yang dibutuhkan organisasi agar GP Ansor semakin mandiri dan berdaya guna bagi masyarakat.
Kemudian pengabdian masyarakat, bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan mengawal ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta selalu hadir memberikan manfaat bagi umat.
Demi memajukan GP Ansor Manokwari, Khamid juga secara terbuka membuka diri menerima masukan, saran dan komunikasi secara terbuka, guna menjadikan perbedaan pendapat sebagai dinamika yang memperkaya khazanah organisasi, bukan sebagai pemisah.
“Kini saatnya kita kembali bersatu untuk membesarkan GP Ansor,”serunya seraya mengajak semua masyarakat untuk menjadikan organisasi ini sebagai rumah pengabdian berbagai harapan. Olehnya, bisa bersama-sama menjaga nilai-nilai pengabdian,” tukasnya.
Sarajudin Bin Abdel Naser, sebagai ketua periode sebelumnya, mengajak untuk seluruh pengurus dan anggota gerakan pemuda Ansor selalu kompak dan solid sehingga bisa bersama-sama menjaga dan memajukan organisasi.
Sarajudin mengajak meski kepengurusan berganti, organisasi tetap harus berjalan. “Saya yakin dan percaya, perjuangan yang dilakukan sejak dari nol, bisa terus maju dengan selalu brsama, jangan tinggalkan ansor, janga menilai pemimpinnya siapa tetapi cinatilah ansor,” pungkasnya.[RYA-R3]




















