Bintuni, TP – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Zawal Halim, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora), Henry Kapuangan, meninjau langsung pelaksanaan hari terakhir Latihan Dasar (Ladsar) Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi tahun 2021. Kegiatan pemantauan berlangsung di Markas Brigade Infanteri 26/Gurana Piarawaimo (Brigif 26/GP), KM 9 Teluk Bintuni, pada Kamis (21/5/2026).
Kedatangan Bupati beserta rombongan disambut hangat dan antusias oleh para instruktur serta seluruh peserta pelatihan. Sebelum menyampaikan arahan dan pesan pentingnya, Bupati Yohanis terlebih dahulu turut serta melaksanakan senam pagi bersama sekitar 100 orang peserta Ladsar. Momen kebersamaan ini menjadi simbol semangat persatuan dan kebugaran jasmani sebagai modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Usai berolahraga bersama, Bupati Yohanis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan pembentukan karakter tersebut. Ia menegaskan, pelatihan Ladsar bukan sekadar rutinitas atau formalitas belaka, melainkan sarana strategis untuk menempa mentalitas guna melahirkan ASN yang tangguh, berintegritas, serta memiliki kedisiplinan yang tinggi.
“Pelatihan ini adalah langkah nyata untuk menempa mental dan fisik kita. Perlu dipahami, disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu atau mematuhi jam kerja, tetapi lebih dari itu: disiplin adalah soal tanggung jawab, ketaatan pada aturan, dan dedikasi tulus dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Teluk Bintuni,” tegas Bupati Yohanis di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen pelatihan ini sebagai titik balik dan tonggak perubahan dalam meningkatkan kualitas kinerja. Semangat kedisiplinan dan nilai-nilai positif yang ditanamkan selama mengikuti pendidikan, wajib dibawa dan diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di instansi masing-masing.
“Mari kita wujudkan ASN Teluk Bintuni yang berjiwa patriotik, jujur, dan profesional. Jadikan disiplin sebagai sebuah kebiasaan, bukan keterpaksaan. Dengan begitu, kita mampu bersama-sama membangun daerah ini menuju kemajuan yang lebih baik serta mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga,” ajaknya dengan nada tegas dan penuh harap.
Melalui kegiatan Ladsar ini, diharapkan lahir aparatur pemerintah yang tidak hanya cakap dan mahir secara teknis pekerjaan, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kuat serta komitmen tinggi dalam menegakkan peraturan dan melayani kepentingan publik dengan sepenuh hati. [CR-25-R2]




















