Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari berkomitmen untuk mendorong transformasi pendidikan berbasis kearifan lokal sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
Ini disampaikan Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono dalam seminar pendidikan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang mengusung tema ‘Noken Dalam Kokurikuler: Menuju Kearifan Lokal, Menguatkan Karakter,Menginspirasi Pembelajaran’ yang mengintegrasikan nilai budaya dalam proses pendidikan, di Auditorium BPMP Papua Barat, Rabu (20/5/2026).
Dikatakan Mugiyono, momen Hardiknas tidak hanya seremonial, tetapi menjadi penguatan arah pendidikan dan tumbuhnya budi pekerti, kecerdasan serta kemandirian sebagaimana filosofi Ki Hajar DewantaraK “Guru adalah kunci utamaK Keteladanan dan profesionalisme pendidik akan menentukan kualitas generasi masa depan Manokwari,” kata dia.
Ia menambahkan, Pemkab berupaya melakukan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap serta memperkuat tata kelola pendidikan berbasis data yang akuntabel, selain peningkatan kompetensi guru.
Wakil Bupati menjelaskan, seminar yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari menjadi ruang diskusi terbuka dan konstruktif untuk melahirkan langkah-langkah strategis dalam penguatan pendidikan berbasis budaya lokal.
Untuk itu, ia berharap seminar ini menjadi momentum memperkuat identitas budaya, sekaligus mendorong pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual dan berakar pada nilai-nilai lokal Papua Barat.
Seminar diikuti para kepala sekolah, guru, pengawas, komunitas praktisi dan pemangku kebijakan pendidikan, dirangkai pameran hasil pembelajaran berbasis kearifan lokal dari sejumlah sekolah di Manokwari. [SDR-R1]




















