Manokwari, TP – Menyambut kedatangan ribuan peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai menata dan membersihkan berbagai sudut kota. Ajang nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni 2026.
Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menyatakan bahwa kegiatan ini secara resmi telah dimulai sejak digelarnya kick-off di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Oleh karena itu, seluruh pihak diminta segera bergerak mempersiapkan segala sesuatunya.
“Mulai saat ini, Pemprov, Pemkab Manokwari, dan instansi vertikal bersama-sama akan menata serta membersihkan kota agar layak menyambut tamu dari seluruh penjuru Indonesia,” ujar Lakotani usai memimpin apel pagi di Kantor Gubernur, Senin (8/6).
Ia menambahkan, panitia penyelenggara terus memperkuat persiapan melalui serangkaian rapat koordinasi. Terakhir, Jumat pekan lalu, dilakukan pembagian tugas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pimpinan perangkat daerah, termasuk pemasangan baliho, umbul-umbul, dan atribut penyambutan lainnya.
Langkah awal yang dilakukan adalah pembersihan lingkungan kota dan pemasangan atribut selamat datang. Mengingat sebagian peserta mulai berdatangan pada 15 Juni mendatang, penataan dijadwalkan dimulai pekan ini bersamaan dengan gencarnya sosialisasi acara kepada masyarakat.
Lakotani menekankan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah merupakan anugerah dan kepercayaan besar dari pemerintah pusat. “Banyak daerah berlomba menjadi tuan rumah, dan kita bersyukur Papua Barat yang dipercaya. Sebagai wujud syukur, mari kita tunjukkan menjadi tuan rumah yang baik, menjaga keindahan, kebersihan, dan keramahan kota ini,” ajaknya.
Terkait euforia menyambut Piala Dunia 2026 yang dinilai lebih meriah, Lakotani menyampaikan hal tersebut wajar dan dihargai. Namun, ia mengingatkan agar antusiasme tersebut tidak mengganggu keamanan, ketertiban umum, maupun pelaksanaan Pesparawi.
“Saya juga penggemar sepak bola, tapi mari tetap utamakan kesuksesan Pesparawi sebagai wujud tanggung jawab. Saya berharap tidak ada lagi aksi pemalangan jalan yang dapat menimbulkan kesan kurang baik,” tegasnya.
Pemerintah terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pelaksanaan acara berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh tamu yang hadir. [FSM-R2]




















