Manokwari, TP – Kodam XVIII Kasuari dan Polda Papua Barat terus mempererat koordinasi dan sinergi dalam rangka pengamanan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang berlangsung di Manokwari pada 18 hingga 28 Juni mendatang.
Hingga saat ini, belum ada kepastian resmi dari Kementerian Sekretariat Negara mengenai kehadiran Presiden maupun Wakil Presiden pada acara pembukaan perhelatan tersebut.
Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Christian K. Tehuter, menyatakan pihaknya belum menerima informasi resmi dari Pasukan Pengamanan Presiden terkait rencana kehadiran dan pengamanan bagi pimpinan negara. Meski demikian, persiapan tetap berjalan sesuai arahan Gubernur Papua Barat.
“Kami terus memantau perkembangan informasi, sekaligus memantapkan kesiapan dan berkoordinasi dengan Polda Papua Barat. Pengamanan di lokasi-lokasi kegiatan juga terus diperkuat,” ujarnya dalam rapat kesiapan di Aston Niu Hotel Manokwari, Jumat (12/6/2026).
Sementara itu, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menjelaskan telah disusun dua skenario pengamanan bersama Kodam. Jika Presiden atau Wakil Presiden hadir, maka komando pengamanan akan berada di bawah kendali Kodam, dengan dukungan penuh dari pihak kepolisian.
Sebaliknya, apabila yang hadir hanya pejabat setingkat menteri seperti Menteri Agama, maka pengendalian operasional pengamanan akan dipimpin oleh Polda Papua Barat, dengan dukungan dan bantuan dari unsur TNI.
“Pesparawi ini menjadi momen penting. Mengingat situasi dan dinamika yang berkembang belakangan, tugas pengamanan ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Oleh karena itu, kesiapan dan kesatuan langkah harus tetap dijaga agar seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar,” tegas Kapolda [FSM-R2]




















