Ransiki, TP – Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi sorotan utama dalam apel gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan. Bupati Mansel, Bernard Mandacan, S.IP, menyampaikan kekecewaannya saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Mansel, Bukit Boako, Ransiki, Senin (15/6/2026).
“Kehadiran dan ketertiban hari ini jauh berbeda dibanding pekan dan bulan sebelumnya. Seolah-olah bukan di lingkungan Kantor Bupati, melainkan seperti di kantor distrik biasa,” tegasnya.
Ia semakin geram melihat masih ada ASN yang bersantai makan pinang, merokok, dan mengobrol sesama rekan meskipun apel sudah dimulai. “ASN model apa ini? Jika tidak mau bekerja, lebih baik tinggal di rumah saja. Hargailah posisi yang sudah diperoleh, karena di luar sana masih banyak orang yang ingin mengabdi tetapi belum mendapat kesempatan,” ujarnya dengan nada tegas.
Menurut Bupati, sikap semacam itu mencerminkan kurangnya rasa hormat dan tanggung jawab. Bagaimana daerah dapat maju jika aparatnya masih bersikap acuh tak acuh dan kurang disiplin? Ia menduga ketidaksiapan tersebut bisa jadi dipengaruhi oleh kebiasaan begadang menyaksikan pertandingan sepak bola, sehingga menyebabkan kelelahan dan tidak hadir tepat waktu.
Bupati kemudian memberikan peringatan tegas kepada sejumlah instansi, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Dinas PUPR, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, BKPSDM, serta Bagian Umum Setda. Mereka diminta segera menyusun dan melengkapi data yang diminta Pemerintah Pusat, dengan batas waktu hanya 18 hari kerja.
“Satu minggu ke depan harus bekerja secara maksimal agar data tersebut selesai sebelum batas waktu. Saya harap ini diperhatikan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar segera menyusun rencana anggaran tahun depan. Mengingat kondisi efisiensi keuangan yang ketat, setiap program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, dan tidak menjanjikan hal-hal yang melebihi batas kemampuan.
“Kita harus realistis. Jelaskan dengan jujur kepada masyarakat kondisi yang ada, agar tidak menimbulkan harapan yang berlebihan,” pesannya.
Sebagai penutup, Bupati mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan semangat kerja, mempererat komunikasi, dan membangun suasana kekeluargaan yang kondusif guna mendukung kemajuan Kabupaten Manokwari Selatan.[BOM-R2]




















