Ransiki, TP – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari Selatan mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Bernard Mandacan, S.IP, yang telah melantik Adolop Kawey, SH, menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) secara definitif dalam jabatan tinggi pratama.
Ketua DPRK Mansel, Ferdinand Waran, SH, menilai pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi tata kelola pemerintahan, terutama dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah. Sebab, posisi Sekda secara otomatis merangkap sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Syukurlah hari ini sudah ada Sekda definitif. Oleh karena itu, kewenangan penuh selaku Ketua TAPD harus segera dikembalikan dan diberikan kepada Bapak Adolop Kawey,” tegas Ferdinand kepada wartawan usai menghadiri pelantikan di Gedung Serbaguna Yusuf Kawey, Ransiki, Senin (15/6).
Ia berharap, dengan adanya pejabat definitif ini, seluruh agenda pemerintahan yang sempat terhambat dapat kembali berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. Hal ini menjadi sangat penting mengingat waktu pembahasan APBD Perubahan Tahun 2026 dan APBD Induk Tahun 2027 semakin mendesak.
Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta agar dalam setiap proses penyusunan anggaran ke depannya, Sekda tetap melibatkan peran DPRK sehingga pembahasan berjalan transparan dan saling mendukung.
Senada dengan itu, Anggota Komisi C DPRK Mansel, Timotius Suba (Gerindra) dan Elim Saiba (NasDem), turut mendesak agar akses serta wewenang atas sistem akuntansi keuangan daerah (SIPD) segera diserahkan sepenuhnya kepada Sekda selaku Ketua TAPD.
“Kami berharap, ke depannya koordinasi, komunikasi, dan sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin erat. Sehingga anggaran yang disusun benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Manokwari Selatan,” tambah Timotius. [BOM-R2]




















