Bintuni TP – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Sosialisasi dan Evaluasi Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Women and Child Center (WCC) pada Rabu (17/6/2026).
Ketua Panitia, Adela Genuni, A.Md.Kep., melaporkan daerah ini menghadapi tantangan kesehatan berat akibat beban ganda penyakit. Penyakit menular masih menjadi ancaman, sementara kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan stroke terus meningkat seiring perubahan pola hidup warga.
“Penanganan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan saja, tapi butuh kerja sama lintas instansi, lembaga, dan masyarakat luas,” ujar Adela.
Kegiatan yang diikuti 60 peserta ini melibatkan unsur pemerintah daerah, kepala distrik, kepala kampung, tenaga kesehatan, serta mitra kerja. Pendanaannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Bidang Kesehatan. Tujuannya memperkuat sinergi, mengevaluasi program, dan menyusun strategi agar angka kesakitan serta kematian dapat ditekan.
Dalam sambutannya, Wabup Joko Lingara menyoroti masih tingginya kasus penyakit menular, khususnya HIV/AIDS dan malaria. Penyebarannya tidak lagi hanya di perkotaan, tetapi sudah menjangkau wilayah kampung dan pelosok.
“Kalau sudah terdeteksi seribu kasus, kemungkinan masih ada yang belum terjangkau pemeriksaan. Sosialisasi harus gencar dan terus-menerus agar warga sadar bahaya serta mau memeriksakan diri secara rutin,” tegasnya.
Ia meminta materi kesehatan dipasang secara luas di tempat umum, kantor pemerintahan, dan fasilitas kesehatan dalam bentuk spanduk maupun pamflet agar mudah diakses semua kalangan.
Selain itu, Wabup juga menekankan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah terpencil. Fasilitas tempat tinggal dan kebutuhan dasar perlu dilengkapi agar mereka dapat bekerja dengan nyaman dan memberikan pelayanan terbaik.
“Hal kecil seperti tempat tinggal yang layak berdampak besar bagi kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Rakor ini diharapkan menghasilkan langkah nyata guna meningkatkan derajat kesehatan warga Kabupaten Teluk Bintuni ke depannya. [CR25-R2]




















