Manokwari, TP – Panitia Pesparawi Nasional XIV pada 2026 menepis informasi yang menyebut terjadi kurang bayar terhadap kelompok Orkestra yang tampil pada pembukaan Pesparawi, di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ketua Harian Panitia Pesparawi XIV, Jacob Fonataba menegaskan, panitia sudah menyelesaikan seluruh pembayaran biaya terhadap para anggota Orkestra sesuai rencana anggaran pembiayaan (RAP).
Fonataba mengungkapkan, kelompok Orkestra yang dikoordinasikan Welem Yomaki sebagai pengisi acara pembukaan Pesparawi, diberikan uang transportasi selama mengikuti latihan persiapan sampai tampil pada pembukaan.
Menurutnya, tidak ada biaya lainnya selain uang transportasi bagi kelompok Orkestra dalam RAP untuk Orkestra yang berjumlah 50 orang, sehingga panitia merasa tidak ada kurang bayar.
“Dalam RAP untuk kelompok Orkestra hanya ada biaya transportasi dan sudah kami selesaikan semuanya dan diterima,” kata Fonataba dalam pertemuan bersama sejumlah anggota Orkestra di Sekretariat LPPD Provinsi Papua Barat, Selasa (30/6/2026) petang.
Diungkapkannya, transportasi diberikan sesuai dengan banyak latihan yang dijadwalkan dan dijalani. Selama masa persiapan periode Januari-Mei 2026, tercatat ada 12 kali latihan, sedangkan pada periode menjelang pembukaan Pesparawi, tercatat ada 12 kali latihan pada Juni 2026.
“Jadi ada 24 kali latihan, bukan empat bulan latihan dan seluruh biaya transportasi selama masa latihan itu telah dibayarkan sesuai dokumen pertanggungjawaban yang dimiliki panitia,” rincinya.
Dari pantauan Tabura Pos, penjelasan uang transportasi sudah dibayarkan terhadap kelompok Orkestra, diakui sejumlah anggota kelompok Orkestra yang hadir, tetapi mereka berharap Panitia Pesparawi bisa memberikan apresiasi lain di luar uang transportasi, seperti honor tampil saat pembukaan.
Perihal itu, jelas Fonataba, tidak ada item anggaran di RAP Orkestra selain uang transportasi. Ia menerangkan, usulan itu baru disampaikan setelah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dan sebelumnya tidak pernah menjadi bagian dari perencanaan maupun kesepakatan antara panitia dengan kelompok Orkestra, sehingga panitia akan melakukan kajian dan mempertimbangkan usulan itu.
Di samping itu, kata Fonataba, panitia juga baru mengetahui bahwa kelompok Orkestra terdiri dari 6 sanggar seni, sehingga para anggota berharap keberadaan setiap sanggar mendapatkan pengakuan atas keterlibatan mereka dalam menyukseskan pembukaan Pesparawi Nasional XIV.
“Kami baru mengetahui dalam pertemuan ini bahwa mereka berasal dari enam sanggar seni. Aspirasi itu akan menjadi bahan pertimbangan panitia,” kata Fonataba.
Dikatakan mantan Plt. Sekda Provinsi Papua Barat ini, menambahkan, panitia akan mencermati seluruh aspirasi yang disampaikan sebelum menentukan langkah selanjutnya.
“Kami mengapresiasi adik-adik yang datang sampaikan aspirasi secara langsung. Semua masukkan akan kami pelajari dan pertimbangkan sesuai kemampuan panitia serta kondisi yang ada,” ujar Fonataba.
Pertemuan itu juga dihadiri Sekretaris Umum Panitia Pesparawi XIV, Lukas, dan Koordinator Seksi Acara Khusus Orkestra Nasional, Welem Yomaki. [SDR-R1]




















