Manokwari, TP – Seorang penjual bakso di Kompleks Bumi Marina, Amban, Kabupaten Manokwari menjadi korban kekerasan seorang preman berinisial DB. Akibatnya pembacokan tersebut, tangan korban terpaksa harus mendapat sekitar 30 jahitan.
Kasat Reskrim, Polresta Manokwari, AKP Agung G. Samosir mengatakan, aksi kekerasan terjadi Kamis, 2 Juli 2026 ketika korban sedang berjualan bakso, kemudian diserang pelaku berinisial DB dengan senjata tajam (sajam).
“Peristiwa bermula ketika pelaku, DB, mendatangi korban dan meminta makanan. Permintaan dipenuhi korban yang memberikan makanan kepada pelaku.
Namun setelah selesai makan, DB kembali meminta sejumlah uang kepada korban,” ungkap Samosir terkait kronologis kejadian kepada para wartawan di Polresta Manokwari, Jumat (3/7/2026).
Lanjut Kasat Reskrim, permintaan sejumlah uang dari pelaku terhadap korban ditolak. Tidak lama kemudian, jelas Samosir, pelaku mengamuk dan membacok korban memakai sajam hingga mengenai tangan korban dan terjadi pengeroyokan. “Pelaku ini habis makan dan masih minta uang lagi, tapi korban tidak berikan,” katanya.
Akibat serangan tersebut, kata Kasat Reskrim, korban mengalami luka robek cukup parah dan harus mendapatkan penanganan medis sekitar 30 jahitan.
Setelah kejadian, kasus ini dilaporkan ke pihak kepolisian dan setelah menerima laporan, tim langsung menuju ke lokasi kejadian.
“Sekarang pelaku sudah kita amankan. Pelaku kita amankan beberapa saat setelah kejadian,” tambah Kasat Reskrim.
Samosir menerangkan, berdasarkan keterangan awal, saat kejadian DB dalam kondisi sadar. Kini, kata Kasat Reskrim, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap motif dan melengkapi proses penyidikan kasus tersebut. [SDR-R1]




















