Manokwari, TP – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Papua Barat memastikan segala persiapan pelaksanaan autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, telah dimatangkan menyusul surat permohonan dari penyidik. Awalnya direncanakan Rabu (29/7), pelaksanaan kemudian diundur menjadi Kamis (30/7) terkait pembatalan penerbangan petugas dari Jayapura.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS., QHIA, menjelaskan kesiapan ruang autopsi, tempat penyimpanan jenazah, serta sarana penunjang lainnya telah disiapkan sepenuhnya. “Kami segera menindaklanjuti permohonan tersebut. Karena belum ada dokter spesialis forensik yang menetap di Manokwari, kami bekerja sama dengan tenaga ahli dari Jayapura,” ungkapnya.
Penundaan jadwal telah disampaikan dan dimaknai oleh keluarga. Polda menegaskan proses ini merupakan bagian tahapan penyidikan guna memperoleh kepastian medis penyebab kematian, yang akan dilaksanakan secara profesional, ilmiah, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. “Kami berkomitmen menangani perkara ini secara transparan dan akan menyampaikan perkembangannya secara berkala,” tegasnya.[SDR-R2]




















