Manokwari, TP – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan keberadaan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) adalah bukti nyata masyarakat Tionghoa tak terpisahkan dari perjalanan pembangunan daerah.
Hal ini disampaikan Mandacan saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus PSMTI Provinsi Papua Barat serta Kabupaten Manokwari masa bakti 2026–2030 di Aula SMA Vilanova, Susweni, Minggu (2/8/2026).
Gubernur menekankan Papua Barat kaya akan keragaman suku, budaya, dan agama yang bukan penghalang, melainkan kekuatan pemersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan selamat menjalankan amanah. Jabatan ini bukan sekadar struktur organisasi, melainkan tanggung jawab moral merawat persaudaraan, memperkuat rasa kebangsaan, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan,” ujar Mandacan.
Pemerintah provinsi membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi PSMTI untuk bersama-sama memajukan daerah. Ia berharap organisasi ini makin aktif dalam pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial, pendidikan, serta pelestarian budaya yang memperkaya khazanah daerah.
Terakhir, Gubernur mengajak seluruh elemen bangsa menjaga toleransi dan kerukunan. “Perbedaan latar belakang etnis dan budaya harus menjadi perekat persatuan, bukan pemisah, demi mewujudkan Papua Barat yang aman, damai, dan sejahtera bagi semua,” pungkasnya. [FSM-R2]



















