Ransiki, TP – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, S.IP., melakukan audiens dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI di Jakarta pada kunjungan kerja dua pekan lalu. Pertemuan tersebut terlaksana dengan baik, sementara rencana audiens dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman belum dapat terlaksana karena kesibukan kedua pejabat negara.
Dalam audiens dengan DJPK, Bupati Bernard meminta percepatan penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Alokasi Umum (DAU), mengingat Kabupaten Mansel kerap mengalami keterlambatan penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat.
Dari pertemuan tersebut, terungkap kendala utama yang menghambat penyaluran Dana Otsus adalah belum tuntasnya data jumlah Orang Asli Papua dan penetapan batas wilayah antar kabupaten. Dua hal ini menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi pemerintah daerah agar dana dapat disalurkan.
Selain itu, Bupati juga memperjuangkan tambahan alokasi DAU untuk membiayai gaji ASN yang jumlahnya sangat banyak. Permintaan ini didasari keterbatasan kemampuan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah pusat.
Bupati menyatakan akan segera menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Pimpinan OPD guna menindaklanjuti catatan penting hasil audiens tersebut, sehingga setiap perangkat daerah dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai amanat undang-undang serta visi misi pembangunan daerah. [BOM-R2]




















