Bulog: Kami Hanya Terima Data dari Kemensos
Manokwari, TP — Keluhan terkait ketepatan data penerima Bantuan Pangan (Bapang) beras mengemuka dalam rapat koordinasi penyaluran periode Juli–September 2026 di Kantor Bulog Cabang Manokwari, Jumat (21/8/2026).
Dalam rapat itu, sejumlah Kepala Distrik dan kelurahan menyoroti ketidaksesuaian nama-nama yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN).
Kepala Distrik Prafi, Andarias Sayori, menyampaikan persoalan yang berulang setiap tahun. “Banyak warga tidak mampu yang tidak masuk dalam DTSN. Sebaliknya, warga yang terlihat mampu justru terdaftar dan menerima bantuan. Ada juga warga yang sudah meninggal masih terdata,” ujarnya.
Ia meminta data diperbarui secara menyeluruh melalui tingkat distrik, kelurahan, hingga kampung sebelum ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP). Keluhan serupa disampaikan dari Distrik Manokwari Utara dan wilayah lainnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari, Sheika Irawaty, menjelaskan posisi Bulog sebatas menyalurkan sesuai data yang diterima dari Kementerian Sosial.
“Kami tidak bisa mengubah data penerima. Jika ada ketidaktepatan, sebaiknya diklarifikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten agar didata ulang siapa yang benar-benar layak menerima,” saran Sheika.
Di kabupaten Manokwari penerima bantuan pangan sebanyak 22.480, tanpa pengurangan, tersebar di 14 distrik. Distrik Manokwari Barat sebanyak 9.825,Manokwari Selatan 2.415, Manokwari Timur 1.742, Manokwari Utara 417.
Kemuidian di Distrik Aimasi 1.245, Masni 1.060, Masni Utara 619, Mokwam 477, Moruj Mega 291, Prafi 652, Sidey 1.029, Tanah Rubuh 863, Warmare 1.638, Wasirawi 468 penerima. Penyaluran direncanakan mulai awal minggu depan. [SDR-R2]









