• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home News

Krisis Air Bersih di Warmon Kokoda: Warga Terpaksa Minum Air Kubangan Rawa

AdminTabura by AdminTabura
26/08/2026
in News
0
Krisis Air Bersih di Warmon Kokoda: Warga Terpaksa Minum Air Kubangan Rawa

Aktifitas warga Kampung Warmon Kokoda, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, saat ditemui mengambil air kubangan rawa yang lokasinya tidak jauh dari pemukiman, Rabu (25/8). Foto: TP/MPS

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Sorong, TP — Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan ekstrem merampas sumber kehidupan warga Kampung Warmon Kokoda, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Ketiadaan hujan berbulan-bulan membuat cadangan air habis total, memaksa warga mengambil air dari kubangan rawa dan bekas galian air yang keruh, berbau, dan jauh dari standar higienis  untuk mandi, mencuci, memasak, hingga diminum.

Selama ini masyarakat sepenuhnya bergantung pada air hujan. Sekarang, ketika langit tak lagi menurunkan rezeki, mereka tak punya pilihan lain. Membeli air bersih dari tangki swasta pun tak terjangkau, perekonomian warga tak mampu menopang biaya yang terus berulang.

“Kami ambil air dari bekas galian alat berat untuk mandi, cuci beras, masak, bahkan untuk minum,” ujar Kamsila Kasira, seorang ibu rumah tangga, dengan nada pasrah saat ditemui di lokasi, Rabu (25/8).

Ia menunjuk ke arah genangan air berwarna kecokelatan yang terbuka dan rentan tercemar bakteri. Risiko kesehatan harus diabaikan demi menyambung hidup keluarga sehari-hari. Kekhawatiran terbesar wabah penyakit pencernaan dan kulit, terutama pada anak-anak yang paling rentan.

Kamsila mewakili warga memohon perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah. “Kalau bisa pemerintah tolong salurkan air bersih. Kalau kami tidak ada uang, kami terpaksa minum air kolam itu,” keluhnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti kedatangan bantuan armada distribusi air bersih. Krisis ini bukan sekadar soal kekeringan, melainkan soal kemanusiaan sebagai  hak dasar yang kini terancam tak terpenuhi. [MPS-R2]

Previous Post

Pertamina Patra Niaga Dukung Satgas BBM Subsidi, Pengawasan Dilakukan Secara Terintegrasi

Next Post

Kolaborasi Lintas Sektor: Kodim 1808/Mansel Bangun 18 Jembatan dan 9 Sumur Bor

Next Post
Kolaborasi Lintas Sektor: Kodim 1808/Mansel Bangun 18 Jembatan dan 9 Sumur Bor

Kolaborasi Lintas Sektor: Kodim 1808/Mansel Bangun 18 Jembatan dan 9 Sumur Bor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!