Bintuni, TP — Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menempatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas utama. Langkah ini ditandai pembukaan resmi kuliah perdana Institut Transformasi Bintuni (ITB), yang dirangkaikan dengan orasi ilmiah bertajuk “Komunikasi Triparti Solusi Penyelesaian Konflik di Papua.”
Mewakili Bupati Yohanis Manibuy, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Dr. Henry D. Kapuangan, S.IP., S.Pd., M.M., membuka kegiatan tersebut. Kuliah perdana dihadiri Rektor ITB Dr. H. Haris Tahir, M.Si., Wakil Rektor Dr. Mas Juli, S.H., M.A.P., M.H., serta dipandu Ketua Yayasan Pendidikan Harmoni Internasional Bintuni Hj. Andi Rosdiana, S.M., M.I.Kom.
Sebanyak 176 mahasiswa memulai perkuliahan, terbagi: Ilmu Pemerintahan 87 orang, Informatika 55 orang, dan Pendidikan Anak Usia Dini 34 orang. Sebagian besar merupakan mahasiswa Orang Asli Papua (OAP), menjadi semangat utama pengembangan pendidikan tinggi di daerah ini.
Rektor ITB Dr. Haris Tahir menegaskan, membangun perguruan tinggi membutuhkan kerja keras, komitmen, dan pengorbanan. “Mahasiswa hari ini mungkin berjuang dengan air mata, tetapi suatu saat nanti mereka akan menjadi sumber mata air bagi banyak orang,” ucapnya. Ia berharap kampus ini menjadi pusat lahirnya SDM dan pemimpin masa depan Teluk Bintuni.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan, ditegaskan bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan infrastruktur. “Pembangunan daerah harus diimbangi dengan pembangunan manusia. Pendidikan tinggi adalah investasi masa depan Teluk Bintuni,” tegas Bupati.
Bupati mengapresiasi konsep kampus Cerdas, Andal, Nasional, Global, Gagah, Inovatif, dan Humanis (CANGGIH). Mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar gelar, tetapi membangun karakter, menjadi pencipta lapangan kerja, penggerak inovasi, serta pelopor perubahan yang tetap peduli pada masyarakat dan daerahnya.
“Teluk Bintuni membutuhkan generasi muda yang mampu bersaing secara nasional dan global, namun tetap berakar di tanah kelahirannya. Jadilah generasi CANGGIH yang membawa perubahan dan menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, serta Kabupaten Teluk Bintuni,” pesan Bupati.
Pemerintah daerah juga memandang ITB sebagai mitra strategis pembangunan, berharap kolaborasi ini memperkuat pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian yang nyata bagi masyarakat. Dengan pembukaan ini, seluruh civitas akademika diharapkan siap belajar, berkarya, dan berkontribusi untuk negeri.[CR25-R2]










