Manokwari, TP – Gerakan Pangan Murah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-64 TVRI digelar di halaman TVRI Pemancar Papua Barat, Rabu (2/9/2026).
Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dilaksanakan di 34 stasiun TVRI di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat.
Kepala LPP TVRI Papua Barat, Lenny Sinay, mengatakan, sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI tidak hanya menjalankan fungsi informasi dan edukasi, tetapi juga dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat yang dalam hal ini diwakili Staf Ahli Gubernur, serta para pelaku usaha yang sudah mendukung kegiatan ini,” kata Lenny.
Ia berharap Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di lingkungan TVRI Papua Barat dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Nency Wyzer, menambahkan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pangan di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Badan Pangan Nasional bersama Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat dengan tujuan membantu menstabilkan harga pangan sekaligus menekan tekanan inflasi.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Gerakan pangan murah ini juga menjadi bagian dari upaya kita mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Nency.
Pemerintah Provinsi Papua Barat, mengapresiasi kerja sama TVRI Papua Barat dengan Dinas Ketahanan Pangan serta Badan Pangan Nasional dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam Gerakan Pangan Murah itu, sejumlah bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran. Dari distributor, bawang putih dijual Rp40 ribu per kilogram, bawang merah Rp45 ribu per kilogram, beras Mubarok 5 kilogram Rp118 ribu, Bimoli 2 liter Rp50 ribu, serta cabai besar dan cabai kecil Rp55 ribu per kilogram.
Sementara bahan pangan yang disediakan Bulog antara lain gula pasir 1 kilogram Rp19 ribu, beras SPHP 5 kilogram Rp60 ribu, minyak goreng 5 liter Rp110 ribu, beras premium 10 kilogram Rp154 ribu, serta Minyak Kita 1 liter Rp15 ribu.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung ketahanan pangan di Papua Barat. [SDR-R2]










