Manokwari, TP — Tingkat kehadiran ASN dan PPPK pada apel gabungan di lingkungan Pemkab Manokwari dinilai memprihatinkan. Banyak yang tidak hadir tanpa keterangan, bahkan ada OPD yang hanya dihadiri lima orang, tidak hadir apel 70 orang.
Wakil Bupati Mugiyono menegaskan, kedisiplinan adalah syarat utama kinerja, dan tidak boleh pegawai minim kontribusi namun paling cepat menuntut Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Dalam arahan saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Manokwari, Senin (7/9/2026), Wabup Mugiyono menyampaikan keberatannya terhadap ketidakdisiplinan yang meluas.
“Tidak mungkin semuanya sakit. Ada 31 oran yang tidak hadir, tanpa keterangan 20 orang, sementara yang hadir hanya lima orang. Tidak mungkin semuanya sakit,” tegas Mugiyono.
Ia menekankan kedisiplinan tidak hanya diukur dari kehadiran apel, melainkan juga kehadiran di kantor dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sampai sudah tidak ikut apel, lalu tidak hadir juga di kantor untuk melayani masyarakat. Tapi begitu giliran minta TPP, malah menuntut paling cepat,” ujarnya.
Pemda tidak akan tinggal diam terhadap pegawai yang minim kontribusi namun tetap menuntut hak secara penuh. Wabup juga meminta ASN/PPPK tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan isu di media sosial.
“Kalau kita tidak bisa membangun atau menyelesaikan masalah, minimal jangan menambah masalah,” pesannya.[SDR-R2]










