Manokwari, TP — Kapolresta Manokwari, Kombes Pol. Ongky Isgunawan, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi narasi ‘Black September’ yang belakangan digaungkan dari pusat hingga ke daerah.
“Yang berkaitan dengan narasi yang digaungkan dari pusat maupun dari Jakarta, dari kota besar sampai ke sektor, saya mau mengimbau juga jangan dimaknai secara negatif. Masyarakat perlu melihat kondisi secara bijak dan tidak membawa isu yang tidak berkaitan dengan kehidupan masyarakat ke daerah,” kata Ongky kepada wartawan di Mapolda Papua Barat, Kamis (10/9/2026).
Ia meminta seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Manokwari, mengingat kota ini merupakan ibu kota provinsi sekaligus barometer kondusivitas wilayah.
“Kita pikirkan apa yang ada di wilayah hukum. Sama-sama jaga, tidak perlu terprovokasi oleh hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Kapolresta juga mengingatkan, sekalipun menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga, pelaksanaannya harus tetap menghormati hak orang lain serta mengikuti aturan yang berlaku. Masyarakat juga diminta tidak mengambil tindakan sendiri jika menghadapi persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Kita akan meminta pertanggungjawaban secara hukum apabila terjadi sesuatu di luar apa yang telah disampaikan atau sepakati. Jangan main hakim sendiri dan jangan melakukan hal-hal yang nantinya menimbulkan konsekuensi hukum,” pungkasnya.[SDR-R2]









