Bintuni, TP — Polres Teluk Bintuni berkolaborasi dengan tim keamanan dan pemadam kebakaran LNG Tangguh menggelar pemantauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Distrik Sumuri, Minggu (13/9/2026). Dua unit drone termal digunakan menyisir wilayah strategis, hingga selesai tidak ditemukan titik api. Masyarakat diimbau berhenti membakar lahan dan segera laporkan jika menjumpai potensi kebakaran.
Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., menjelaskan operasi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Nomor Sprin/373/IX/OPS.2.2./2026/Bagops serta arahan terkait penanganan Karhutla.
Sebanyak 8 personel gabungan yang terdiri 4 dari Polres dan 4 dari LNG Tangguh dikerahkan serta didukung satu unit kendaraan operasional dan dua unit drone termal. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–14.00 WIT. Hasil pemantauan udara menyatakan tidak ditemukan titik api di kawasan yang dipantau. Personel kemudian melanjutkan patroli darat untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Pemantauan berkala dan sinergi lintas instansi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendeteksi dini serta meminimalisasi risiko Karhutla.
Melalui Kasihumas Iptu Ludfi Hakim Iha, S.H., Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menjumpai titik api atau potensi kebakaran, warga diminta segera melaporkan ke kepolisian atau aparat kampung setempat demi menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan bersama. [CR3-R2]










