Manokwari, TP – Bupati Manokwari Hermus Indou melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 361 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, di Aula Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Senin (5/10/2026) sore
Pejabat yang dilantik terdiri atas 1 pejabat pimpinan tinggi pratama, 94 pejabat administrator, dan 266 pejabat pengawas. Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan surat keputusan (SK) kepada 34 pejabat yang diangkat menjadi pelaksana tugas (Plt).
Pelantikan dan penyerahan SK Plt yang perdana digelar di RTP Borarsi turut disaksikan Wakil Bupati Manokwari, Kepala Kantor Regional XIV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manokwari, Sekretaris Daerah (Sekda), jajaran DPRK, serta tamu undangan dari Forkopimda.
Pada perombakan dan pengisian pejabat kali ini terdapat beberapa nama dari Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) mengisi jabatan di lingkup Pemkab Manokwari.
Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari Basuki Ari Wicaksono apresiasi Bupati Manokwari dan Wakil Bupati Manokwari atas pelantikan yang dilaksanakan. Menurutnya, pelantikan tersebut merupakan penataan kepegawaian di lingkup Pemkab Manokwari.
“Pelantikan ini menunjukkan komitmen Pemkab Manokwari meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dimana, tolak ukur utama penilaian masyarakat adalah kualitas layanan yang diberikan,” kata Wicaksono.
Ia menekankan kepada para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan memperkuat fungsi manajerial di unit kerja masing-masing. Dirinya berharap, berharap pelantikan di awal Oktober ini mendorong ASN mempercepat pencapaian target kinerja sebelum tahun anggaran berakhir.
Wakil Bupati Manokwari Mugiyono meminta para pejabat bersyukur atas amanah yang diberikan dan bekerja sesuai arahan bupati, wakil bupati, serta pimpinan OPD masing-masing.
“Menjadi pejabat harus menjaga integritas, karena tetiap jabatan disertai tantangan dan godaan. Kalian adalah wajah dan citra dari Pemerintah Kabupaten Manokwari,” ujar Mugiyono.
Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou dalam arahannya menekankan pelantikan ini upaya Pemkab Manokwari memastikan memiliki kesiapan SDM aparatur untuk melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan merupakan penataan untuk memperkuat struktur birokrasi, bagian dari konsolidasi sumber daya manusia,” ujar Hermus mengawali arahannya.
Ia mengatakan, jabatan yang diberikan juga merupakan bagian dari pengabdian spiritual yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, kepercayaan, dan iman.
Sebagai pejabat Hermus menekankan memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakat, loyalitas, komitmen, dan pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jangan sampai masyarakat datang ke kantor mencari lurah atau kepala distrik, tetapi tidak bertemu. Ketidakhadiran pejabat ketika dibutuhkan masyarakat dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Mari kita jaga wibawa pemerintahan,” pesan Hermus.
Orang nomor satu dijajaran Pemkab Manokwari ini juga meminta seluruh pejabat membangun persepsi positif dengan cara pelayanan yang baik, kinerja produktif dalam membantu dirinya dan wakil bupati menjalankan roda pemerintahan disisa masa periode 2024-2030.
“Masa jabatan ini terbatas. Pastikan sisa waktu tiga tahun ini tidak kita lewati dengan sia-sia bagi seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari. Kita ingin ada rekam jejak (legacy) terbaik yang bisa kita persembahkan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari,” pungkasnya. [SDR-R2]










