Bintuni, TP — Pasca konflik bersenjata yang memaksa ratusan warga mengungsi hampir setahun, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bergerak nyata memulihkan Distrik Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh. Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy didampingi Anggota DPRK Jefri Orocomna, Kapolres, serta Dandim 1806/TB meninjau langsung kondisi di lapangan, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan ini bukan seremonial, melainkan pengecekan kesiapan pemulangan warga. Bupati melihat langsung kerusakan sekolah, puskesmas, kantor distrik, hingga rumah warga dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat.
Pemulihan tak sekadar memulangkan warga, melainkan mengembalikan martabat melalui tiga pilar utama yakni, revitalisasi perumahan dengan perbaikan rumah rusak agar layak huni, aman, dan manusiawi, pemulihan akses air bersih yang sempat terputus, serta pengaktifan kembali pelayanan pemerintahan Distrik. Kantor Distrik segera beroperasi melayani masyarakat.
“Sekolah, puskesmas, dan sarana lain sudah kami lihat. Rumah-rumah yang rusak akan kami perbaiki. Pemerintah distrik diminta segera kembali ke kantor, bersihkan lokasi, dan beroperasi kembali,” tegas Bupati Yohanis.
Target tegas: seluruh proses pemulangan dan rehabilitasi tuntas sebelum Natal 2026, sebagai kado kemanusiaan bagi masyarakat Moskona. Pendekatan ini memastikan warga tidak hanya pulang, tetapi pulang untuk hidup lebih baik, aman, dan bermartabat di tanah kelahiran. [CR25-R2]










