Manokwari, TP – dr. Franciscus Tanuardus atau yang dikenal sebagai Dr Frans maju dalam bursa pemilihan Calon Ketua Asprov PSSI Papua Barat periode 2026-2030. Sebagaimana diketahui, Franciscus Tanuardus pernah menjabat Ketua Asprov PSSI Papua Barat.
Franciscus Tanuardus menuturkan maju dalam bursa pemilihan Calon Ketua Asprov PSSI Papua Barat 2026-2030, karena adanya dukungan dan dorongan dari kalangan sepak bola terutama mantan pemain yang menginginkan kemajuan sepak bola lebih baik kedepannya.
“Saya mendapatkan dorongan dan dukungan untuk kembali menahkodai kapal (Asprov PSSI Papua Barat red) ini kembali dan sudah mendaftar. Saat mendaftar karena persyaratannya dukungan satu makanya satu saja dulu,” kata Tanuardus kepada wartawan di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Senin (12/10/2026).
Meskipun secara hitam di atas putih mendapatkan satu dukungan, Tanuardus optimis kedepannya akan mendapat banyak dukungan. Pemilik lapangan Aro-M ini percaya apa yang dilakukannya untuk perkembangan dan pembinaan sepak bola di Papua Barat selama ini telah dilihat banyak kalangan pesepakbola.
“Pastinya kita sedang proses pendekatan, saya yakin hampir samua kalangan bola mengetahui aktivitas apa yang selama ini kita lakukan dari fasilitas, club, sekolah bola dan lainnya. Saya maju murni karena dorongan dan dukungan dari kalangan bola tanpa dipengaruhi oleh kepentingan lain. Karena betapa kecewanya mereka itu yang membuat saya harus maju dan menang,” bebernya.
Secara realistis, Tanuardus yang dijuluki The Football Mad Doctor mengungkapkan tidak muluk-muluk dalam membangun dunia sepak bola di Papua Barat. Karena dirinya melihat PSSI tidak mudah membentuk tim. Namun, ada tekad dan keinginannya untuk membawa tim sepak bola Papua Barat menjadi juara PON, hasil yang belum pernah tercapai.
“Di Asprov sendiri keinginan yang belum terealisasi dari dulu kita sepak bola belum pernah juara PON. Namun dengan dukungan KONI saya yakin mudah-mudahan target kita bisa tercapai. Selain itu, pembinaan usia dini kita sudah rintis, fasilitas lapangan kita sudah ada, turnamen mini juga sudah kita sudah buat. Saya berharap vouter-vouter bisa melihat itu,” pungkasnya. [SDR-R2]










