Ransiki, TP – Meski hari sudah gelap, tetapi semangat membangun tak pernah padam. Demi mengejar target penyelesaian pembangunan jalan di Kampung Yamboi, personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama warga bekerja bahu-membahu hingga larut malam, Rabu (21/10). Pemandangan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang menyala tak kenal waktu.
Dengan penerangan seadanya tak menyurutkan semangat gotong royong. Malam itu, personel Satgas dan warga Kampung Yamboi tetap tekun menyiapkan material, mengangkut batu, hingga merapikan tepi jalan,semua dilakukan bersama demi jalan yang akan memperlancar kehidupan warga Yamboi ke depan.
Komandan Kodim 1808/Mansel selaku Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menyampaikan bahwa kebersamaan inilah kekuatan terbesar program ini.
“Walaupun hari sudah malam, semangat personel Satgas bersama masyarakat tetap menyala. Kami terus berupaya mengejar target pekerjaan agar pembangunan jalan ini dapat diselesaikan tepat waktu dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Yamboi,” ungkap Dansatgas.
Jalan yang sedang dibangun bukan sekadar aspal dan batu. Ini akan membuka akses, memperlancar mobilitas warga, memudahkan petani mengangkut hasil bumi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kampung.
Dansatgas juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang dengan sukarela ikut bekerja siang dan malam. “Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama TMMD. TNI dan rakyat bekerja bersama, saling membantu, dan memiliki tujuan yang sama, membangun kampung agar semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.
Meski dikejar waktu, faktor keselamatan, kualitas pembangunan, dan kesehatan seluruh pihak tetap menjadi prioritas. Semangat “Siang Membangun, Malam Berjuang” ini menjadi cerminan bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, tak ada yang mustahil untuk kemajuan bersama. [*BOM-R2]










