Ransiki, TP – Meski medan sulit dan kondisi berlumpur, personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama warga Kampung Yamboi tetap bahu-membahu melanjutkan pembangunan jembatan di wilayah tersebut.
Satgas TMMD dan warga Kampung Yamboi tampak kompak bekerja di tengah kubangan lumpur, menyelesaikan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130, pembangunan jembatan yang akan memperlancar akses warga ke luar desa, Sabtu (24/10).
Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menyampaikan bahwa tantangan di lapangan justru menjadi penyemangat, bukan penghalang. Kesulitan terasa ringan ketika dikerjakan bersama, bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang tak tergoyahkan.
“Lumpur dan genangan air bukan penghalang bagi kami untuk terus bekerja. Semua ini kami lakukan dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian demi membantu masyarakat mendapatkan akses jalan dan jembatan yang layak. Kesulitan di lapangan akan terasa ringan apabila dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.
Jembatan ini bukan sekadar struktur bangunan. Ia adalah akses warga menuju sekolah, pusat kesehatan, dan pasar sebagai pintu gerbang menuju peluang ekonomi yang lebih baik. Kehadirannya juga menjadi bukti bahwa TNI hadir berdampingan dengan rakyat, bahkan di medan yang paling sulit sekalipun.
“Biar kaki terendam lumpur, semangat pengabdian tidak akan pernah luntur. Bersama rakyat, TNI terus bekerja demi kemajuan Kampung Yamboi,” tegas Dansatgas. [*BOM-R2]










