Ransiki, TP – Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, yang juga merupakan Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Wilayah Adat Manokwari Selatan, Markus Waran menyesalkan pernyataan Tokoh Pemuda Manokwari Selatan, Jhoni Saiba, yang dinilai berstatment politik secara sepihak membela kepentingan pihak tertentu di salah satu media online.
Menurut dia, pernyataan Jhoni Saiba menyerang salah satu aktivitas perempuan dan anak di Manokwari merupakan statment yang keliru dan dikeluarkan secara pribadi bukan mencakup kepentingan pemuda Mansel
“Tidak semua pemuda Mansel punya pikiran yang sama seperti statment yang dikeluarkan Jhoni Saiba untuk membela eks Ketua MRPB,” jelas Waran kepada wartawan di Ransiki, semalam.
Ibarat gajah di sebarang lauta, sambung Waran kelihatan tetapi semut dikelopak mata tak keliatan, itulah perumpamaan untuk menggambarkan sosok Jhoni Saiba.
“Artinya, selama menjadi Ketua KNPI Mansel saja tidak kelihatan apa yang dilakukan untuk pemberdayaan pemuda Mansel tetapi justru menggiring KNPI untuk kepentingan politik orang-orang tertentu,” sebutnya.
Waran mengingatkan agar tidak mengatanamakan pemuda Mansel untuk kepentingan sepihak.
Selaku Bupati, Waran mengimbau agar lebih fokus pada kegiatan kepemudaan, sehingga organisasi kepemudaan KNPI yang selama ini kurang aktif, bisa berjalan dan lebih hidup.
Pada kesempatan ini, Dirinya juga meminta, agar Ketua KNPI Papua Barat, Sami Saiba, meninjau kembali kepemimpinan Jhoni Saiba, yang dinilai menggiring KNPI ke kepentingan politik. [BOM-R3]




















