
Ransiki, TP – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) mendapat banyak sorotan dari Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mansel, dalam rapat dengan pendapat, hearing antara DPRD dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mansel, Senin (7/8).
Hal ini di ungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mansel, Demitrius Waran, kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, Selasa (8/8) siang.
Menurut dia, DPRD kabupaten Mansel telah melaksanakan hearing dengan pihaknya, guna membahas dan mengevaluasi kinerja Dinas Kesehatan terhadap laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah pada Dinas Kesehatan, Tahun Anggaran 2022, menyangkut realisasi program non-fisik dan belanja rutin.
“Karena tahun 2022 lalu, kita tidak ada program fisik, yang ada hanya program non-fisik dan belanja rutin menyangkut pengadaan obat-obatan dan alkes serta kegiatan peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan,” ucap Demitrius Waran.
Menurut dia, terhadap kegiatan di Dinas Kesehatan, hanya mendapat catatan-catatan kecil dari DPRD. Namun, pihak legislatif lebih banyak menyoroti terkait pelayanan kesehatan di RSUD Elia Waran, yang di nilai belum maksimal memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Mansel.
Dalam rapat dengar pendapat itu, DPRD memberikan sejumlah catatan untuk menjadi perhatian Direktur dan jajaran pimpinan di RSUD Elia Waran, yakni terkait kebersihan RS, stok obat-obatan, kekurangan tenaga kesehatan dan dokter, serta pemberian pelayanan yang kurang memuaskan.
Untuk itu, dia pun mengaku, DPRD Kabupaten Mansel merekomendasikan adanya perbaikan pelayanan kesehatan dan sarana-prasarana pendukung di RSUD Elia Waran.
Demitrius Waran mengaku, DPRD juga memberikan catatan bagi pihaknya terkait pelayanan kesehatan di Puskesmas, yang mana harus dimaksimalkan pelayanannya meski sudah ada RSUD Elia Waran.
“Meski sudah ada RSUD, sampai sekarang pelayanan kesehatan di 6 Puskesmas tetap berjalan. Puskesmas yang kekurangan atau belum ada dokter, kita upayakan supaya bisa terisi. Nakes yang dipinjam pakai ke RSUD Elia Waran, kalau pelayanan di RS sudah maksimal, mereka (nakes) kita kembalikan,” pungkas dia. [BOM-R4]




















