Sorong, TP – Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay, Paul Finsen Mayor meminta Penjabat Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Muhammad Musa’ad memperhatikan keuangan Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD).
Menurut Mayor, MRP merupakan lembaga kultural yang hadir untuk memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat Papua. Dengan begitu, kata dia, seharusnya Pemprov PBD mendukung dan memfasilitasi MRPBD.
“MRP adalah lembaga istimewa untuk kami. Harga diri kami sebagai orang asli Papua ada di tubuh MRP, karena mereka-lah yang akan memperjuangkan aspirasi demi kesejahteraan masyarakat Papua, lebih khusus orang asli Papua,” ungkap Mayor kepada para wartawan di kediamannya, Sabtu (20/4/2024).
Dirinya mengingatkan Penjabat Gubernur ikut berkontribusi membiayai dan memenuhi kebutuhan MRPBD demi memaksimalkan pelaksanaan tugas dan wewenang MRPBD.
“Percuma saja kalau melantik hanya sekedar memberi SK tanpa didukung anggaran operasional yang memadai. Ini diibaratkan mobil baru tanpa bahan bakar, tidak menyala,” ungkapnya.
Diakui calon anggota DPD-RI Dapil PBD terpilih ini, tugas MRPBD tidak mudah, apalagi saat ini sedang menyiapkan diri untuk membentuk sejumlah regulasi menjelang pesta demokrasi, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
“Agenda pilkada ini merupakan hajat nasional, dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Jadi mau tidak mau dan suka tidak suka, harus disediakan anggaran operasional untuk mendukung kerja-kerja MRP,” tandas Mayor. [CR24-R1]




















