• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Mei 10, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home PAPUA BARAT

2025, DPMK Minta Papua Barat jadi Tuan Rumah Festival Forum KTI X

AdminTabura by AdminTabura
03/01/2025
in PAPUA BARAT
0
2025, DPMK Minta Papua Barat jadi Tuan Rumah Festival Forum KTI X

Kepala DPMK Papua Barat, Legius Wanimbo.

0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Provinsi Papua Barat meminta Papua Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (KTI) X di Tahun 2025.

Kepala DPMK Papua Barat, Legius Wanimbo menjelaskan, Festival Forum KTI merupakan forum yang diinisiasikan oleh Yayasan BakTI. Dimana, Yayasan BakTi sendiri berfokus pada pertukaran pengetahuan tentang program pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Permintaan tersebut, kata Wanimbo, disampaikan saat pihaknya mewakili Pemprov Papua Barat pada Festival Forum KTI IX Tahun 2023 yang diselenggarakan di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saat itu kami sudah meminta kalau boleh di tahun 2025, Papua Barat menjadi tuan rumah dari Forum KTI. Waktu itu, pihak Yayasan BakTI sudah terima hanya saja, ada beberapa syarat-syarat yang harus dikaji lagi syarat-syaratnya,” kata Wanimbo kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, belum lama.

Dikatakan Wanimbo, Festival Forum KTI tentunya akan menghadirkan berbagai mitra kerja dari lembaga/Kementerian, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Tetapi, kata Wanimbo, pihaknya masih menunggu konfirmasi balik, sebab ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh tuan rumah diantaranya terkait infrastruktur daerah, baik akomodasi, infrastruktur di daerah, transportasi dan infrastruktur lainnya.

Sebab, lanjut dia, akan banyak tamu undangan yang diundang untuk mengikuti Festival Forum KTI ini, maka infrastruktur daerah, baik penginapan, makan minum, gedung hingga jasa transportasi harus dikaji dulu.

“Kami berharap, Papua Barat menjadi tuan rumah dari Forum KTI. Kami sudah upayakan, tapi dari pihak Yayasan BakTi akan melihat kesiapan Papua Barat seperti apa, sepenuhnya biaya penyelenggaraan Festival Forum KTI dari Yayasan BakTi,” harap Wanimbo.

Disinggung terkait program yang dilaksanakan dalam Forum KTI, terang Wanimbo, akan ada pertukaran informasi tentang program-program pembangunan diberbagai bidang khusus di kawasan timur Indonesia.

Dengan Festival ini, Wanimbo berharap, kawasan timur Indonesia, khususnya di Papua Barat dapat bangkit dengan adanya berbagai praktek-praktek baik diberbagai sektor, baik disektor pertanian, kelautan, teknologi informasi, maupun disektor pemerintahan.

Menurutnya, dengan penyelenggaraan Festival Forum KTI di Papua Barat, maka dapat memacu pertumbunan infrastruktur di daerah. Sebab, akan datang tamu dari berbagai Kementerian, baik dalam maupun luar negeri.

Misalnya, kata dia, jika ingin menampung sekian ribu orang, maka Papua Barat harus memiliki gedung yang representatif, ditambah dengan jasa transportasi udara, sosial masyarakat, kondisi keamanan di daerah serta lainnya.

“Kalau dilihat Manokwari belum ada gedung pemerintahan maupun gedung swasta yang cukup untuk menampung sekian ribu orang,” ujarnya seraya berharap, pihak ketiga atau investor di daerah dapat menyiapkan gedung-gedung dengan kapasitas yang cukup.

Sehingga, tambah dia, pihaknya dapat menjemput program-program berskala nasional untuk diselenggarakan di daerah, dengan harapan dapat memacu pembangunan di daerah.

“Kegiatan Festival Forum KTI dapat dilaksanakan, hanya saja tergantung kesiapan di daerah. Saat ini pihak Yayasan BakTi lagi mengkaji, jika sudah maka akan disampaikan seperti apa kesiapan daerah,” tandas Wanimbo. [FSM-R5]

Previous Post

Kapolda Papua Barat Akan Evaluasi dan Pimpin Pencarian Iptu. Tomi S. Marbun

Next Post

Kondisi Inflasi di Papua Barat Desember 2024 Sebesar 0,34 Persen, Penyumbang Utama; Cakalang, Tomat, dan Bamer

Next Post
Kondisi Inflasi di Papua Barat Desember 2024 Sebesar 0,34 Persen, Penyumbang Utama; Cakalang, Tomat, dan Bamer

Kondisi Inflasi di Papua Barat Desember 2024 Sebesar 0,34 Persen, Penyumbang Utama; Cakalang, Tomat, dan Bamer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!