Manokwari, TP – Pada tahun pelajaran 2025-2026, SMA Muhammadiyah Conservation Manokwari yang berlokasi di Jl. Trikora, Arfai, Kabupaten Manokwari menerima 73 siswa dan siswi yang terbagi menjadi 2 kelas.
Badan Pelaksana Harian SMA Muhamamdiyah Conservation Manokwari, Mulyadi Jaya mengatakan, jumlah ini menunjukkan bahwa promosi dan cara perekrutan dilakukan secara berkualitas, sehingga antusiasme masyarakat cukup tinggi.
“Tahun pertama ini, kita menerima siswa sebanyak 73 orang, itu sampai kemarin tanggal 4 Juli 2025,” kata Mulyadi Jaya kepada Tabura Pos di salah satu hotel di Manokwari, Sabtu (5/7).
Diungkapkannya, pada tahun pelajaran ini, SMA Muhammadiyah Conservation Manokwari akan melaksanakan proses belajar dan mengajar dengan meminjam gedung STIKIP Muhammadiyah.
“Saat ini, kita pinjam gedung untuk proses belajar dan mengajar, tetapi semester dua, tahun depan, kita sudah punya gedung baru,” ungkapnya.
Menurut dia, kehadiran SMA Muhammadiyah Conservation untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekitar, sekaligus membantu mengatasi membludaknya jumlah calon siswa baru setiap tahun saat penerimaan siswa baru.
Ditambahkannya, seperti diketahui, di daerah Arfai belum ada SMA, sedangkan ada SMA negeri tidak berjalan karena selalu dipalang.
“Keasadaran masyarakat sangat penting. Sekolah jangan dipalang agar anak-anak bisa belajar dengan baik. Itu dampak jika tidak disiapkan dengan baik,” pungkas Mulyadi. [AND-R1]




















