Manokwari, TP — Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Jemaat Kabar Baik Manokwari, gelar Natal bersama tahun 2025 dengan semangat tema ‘Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga’, berlangsung penuh suka cita, salah satu hotel di Manokwari, Minggu (7/12/2025).
Natal bersama ini tidak hanya melibatkan jemaat, tetapi juga sejumlah mahasiswa dari beberapa asrama yang ada di Manokwari.
Dalam refleksi Natal, Pdt Otto Daniel M.Th, menuturkan melalui Natal ini, GKKD ingin memberitakan kabar baik bahwa Tuhan memulai semuanya dari keluarga.
“Dimana Tuhan datang, menyelamatkan dunia ini, memulai dunia ini dengan penciptaan Adam dan Hawa. Tuhan Yesus lahir dari sebuah keluarga. Tuhan memulai semuanya dari keluarga. Kalau keluarga baik maka gereja juga menjadi baik. Kalau gereja baik bangsa menjadi baik. Keluarga adalah awal dari semua pemulihan,” tutur Daniel.
Pdt Daniel berharap melalui Natal bersama 2025 ini, jemaat mengerti bahwa Natal bukan hanya tentang Yesus lahir, tapi tujuan Yesus lahir, yaitu mati untuk menyelamatkan manusia.
“Itu tujuannya supaya mereka juga mengerti bahwa mereka diselamatkan, dan menceritakan kepada semua orang tentang kabar baik penyelamatan,” ungkapnya.
Pdt. Otto Daniel menambahkan, GKKD Jemaat Kabar Baik tidak terlepas dari pelayanan sosial dalam pelayanan dengan memberikan bantuan mulai dari pakaian, makanan kepada anak-anak maupun mahasiswa dari beberapa mahasiswa yang dikunjungi.
Koordinator Pelayanan GKKD Wilayah Manokwari, Adventus Barus menambahkan, perayaan Natal bersama tahun 2025 yang dilaksanakan Jemaat Kabar Baik adalah perayaan bagaimana memaknai Kristus hadir dikelahirannya sekaligus memberitakan kematian-NYA. Dimana, kematian-NYA adalah keselamatan bagi semua manusia.
Ia mengungkapkan, tema yang diangkat yaitu Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga untuk menegaskan bahwa awal kerusakan di dunia ini adalah berawal dari keluarga.
“Semua harus dipulihkan dan pemulihan yang terjadi harus dari dalam keluarga. Di dalam keluarga yang dipulihkan maka kasih Kristus akan nyata di situ maka semuanya muluai dari ayah, ibu, anak akan mempunyai hubungan yang baik semua,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui perayaan Natal bersama ini, jemaat mengerti bahwa Kristus telah mati untuk mereka. Jadi, segala usaha yang tidak perlu lagi manusia lakukan tetapi menikamti di dalam kasih karuna-NYA bahwa Tuhan telah menyelamatkan manusia.
“Jadi, di dalam perayaan ini itu adalah keselamatan kita,” ungkapnya. [SDR_R2]




















