Ransiki, TP – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, S.IP dan Wakil Bupati Manokwari Selatan, Mezak Inyomusi, SE, M.Si, melepas secara simbolis penyaluran bantuan ketahanan pangan dari Pemerintah Pusat untuk 13 Kampung di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Rabu (17/12).
Bantuan tersebut berupa beras bantuan pangan sebanyak 2.614 Sak, berukuran 10 kg, dan bantuan Minyak Goreng merk Minyakita sebanyak 435 karton dan 8 peaces berukuran 1 kg yang disalurkan untuk 1.307 penerima manfaat dari 13 Kampung yang tersebar di Wilayah Distrik Ransiki, Kabupaten Mansel, berdasarkan Data Bast Kolektif Bulog Tahun 2025.
Bupati Mansel, Bernard Mandacan, saat melepas secara simbolis bantuan ketahanan pangan se-Distrik Ransiki, menyampaikan meski jumlahnya sedikit, tetapi bantuan tersebut harus disalurkan tepat sasaran, sekiranya dapat disalurkan langsung kepada masyarakat kampung selaku penerima manfaat.
“Masalah beras cukup terjadi di Oransbari saja, di Ransiki dan Distrik lainnya tidak boleh, beras dan minyak goreng ini disalurkan sesuai dengan nama-nama yang ada di data bast penerima,” pinta Bupati Bernard.
Ia menjelaskan, jika ada nama dalam daftar penerima bantuan yang sudah meninggal dunia, maka barangnya tidak boleh di alihkan ke penerima baru, tetapi tetap di salurkan kepada anak atau keluarga terdekat dari nama yang bersangkutan, karena itu sudah menjadi hak masyarakat.
Dia pun berterima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah merealisasikan bantuan ketahanan pangan bagi masyarakat Mansel, dengan harapan bantuan dimaksud bisa menjadi berkah bagi masyarakat Ransiki dalam memasuki perayaan Hari Raya Natal tanggal 25 Desember 2025 nanti.
Sementara itu, Kepala Distrik Ransiki, Hendrik Mokori menyatakan, siap mengawal proses penyaluran bantuan ketahanan pangan di 13 Kampung, se-Distrik Ransiki.
Dirinya menyatakan, bersama Pemerintah Kampung, mereka siap menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat selaku penerima manfaat sesuai dengan data penerima bantuan yang tertera dalam Data Bast Kolektif Bulog tahun 2025. [BOM-R2]




















