Manokwari, TP – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari telah membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama 18 hari hingga 29 Maret, setelah resmi dibuka Kepala UPBU Kelas II Rendani, Herman Sujito, pada apel kesiapan di selasar terminal, Jumat (13/3/2026).
Herman menjelaskan, posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi bagi seluruh instansi terkait untuk memantau aktivitas penerbangan selama masa angkutan Lebaran. “Kehadiran posko ini bertujuan memastikan kelancaran pelayanan penumpang dan logistik kargo menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujarnya kepada wartawan setelah apel.
Menurutnya, penerbangan pada musim Lebaran tahun ini masih berjalan sesuai jadwal reguler yang telah ditetapkan. “Sampai hari ini belum ada laporan dari maskapai terkait pengajuan penerbangan tambahan,” jelas Herman.
Ia menambahkan, kondisi musim Lebaran kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana biasanya maskapai telah mengajukan izin penerbangan tambahan jika terjadi peningkatan permintaan penumpang.
Dalam apel kesiapan, Herman mengingatkan petugas untuk memberikan informasi lengkap kepada pengguna jasa, mulai dari kondisi cuaca, jadwal dan rute penerbangan, hingga harga tiket. “Berikan informasi yang sebaik-baiknya agar para pengguna jasa dapat menikmati perjalanan dan bertemu keluarga,” pesannya.
Dari sisi cuaca, pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Manokwari untuk memberikan informasi secara berkala. “Prediksi arus mudik diperkirakan terjadi pada hari Minggu, seiring dengan dimulainya libur sekolah dan cuti bersama,” pungkasnya.
Posko Terpadu Angkutan Lebaran ini melibatkan berbagai unsur, antara lain internal bandara, TNI/Polri, Basarnas, dan instansi kesehatan. [SDR -R2]




















