Manokwari, TP – Sempat memicu spekulasi dan tanda Tanya publik di tengah berlakuknya kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) tentang hilirisasi hasil hutan.
Keberadaan Kapal Tongkang bermuatan ratusan kayu log beberapa hari terakhir terlihat menepi di perairan Teluk Doreri, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Selasa (31/3/2026) sekitar Pukul 15.42 WIT.
Muatan ratusan kayu log yang terlihat berada di kapal tongkang tersebut mengundang perhatian dan pertanyaan publik di Papua Barat.
Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat telah mengeluarkan kebijakan resmi dalam rangka menghentikan pengiriman atau ekspor kayu log (kayu bulat) keluar dari wilayah Papua Barat awal tahun 2026 sebagai langkah tegas hilirisasi hasil hutan.
Dimana, kebijakan tersebut mewajibkan para pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) di wilayah Papua Barat untuk mengolah kayu di
dalam daerah guna meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industry pengolahan kayu lokal di Papua Barat.
Ratusan kayu log yang tersusun rapi di atas kapal tongkang itu tidak kunjung diberangkatkan pemiliknya yang akhirnya menimbulkan spekulasi pun mulai bermunculan, ada yang menyebutkan kayu sitaan, dilain pihak ada yang menyebutkan kemungkinan kapal tongkang rusak dan spekulasi lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Papua Barat, Jimmy Susanto mengungkapkan, kayu log yang tersusun rapi di kapal tongkang tersebut milik Koperasi Peranserta Masyarakat Adat (Kopermas) Kaminaseey dari Teluk Wondama.
“Kami sudah perintahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap kayu tersebut dan kayu log tersebut berada dari Kopermas Kamiaseey di Teluk Wondama,” kata Susanto kepada Tabura Pos via whatsApp, Selasa (31/3/2026).
Lebih lanjut, kata dia, kapal tongkang bermuatan kayu log tersebut dari awal bertolak dari Kabupaten Teluk Wondama menuju Kabupaten Kaimana.
Hanya saja, sambung dia, karena keadaan laut yang tidak bersahabat, maka demi keselamatan awak kapal tersebut mereka memilih menepi di perairan Teluk Doreri sambil menunggu kondisi laut kembali membaik.
“Dokumen angkut kayu log dari kapal tongkang itu semuanya lengkap. Kayu log tersebut akan di bawah ke Industri yang berada di Kabupaten Kaimana, Papua Barat,” tandas Susanto. [FSM-R2]




















