Manokwari, TP – Warga di daerah Wosi, Kabupaten Manokwari yang menjadi korban banjir, mulai membersihkan rumah, kendaraan bermotor, dan perabotan dari sisa lumpur akibat banjir yang terjadi, Selasa, 7 April 2026 malam.
Lokasi terparah yang diterjang banjir berada di Kompleks Lembah Hijau, Kompleks Tanimbar, dan rumah warga di depan SMA Negeri 2 Manokwari.
Dari pantauan Tabura Pos, Rabu, 8 April 2026, warga mulai membersihkan rumah, kendaraan, dan perabotan rumah tangganya dari sisa lumpur.
Salah satu warga, Siti Aysah yang terdampak banjir, mengatakan, dia dan keluarga mulai membersihkan rumah dari pagi sampai siang dengan peralatan seadanya, dibantu aparat kepolisian. Polisi dan warga bergotong-royong membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk ke rumah warga.
“Kendaraan dan perabotan kami semalam tidak sempat dipindahkan ke tempat yang aman, karena air banjir tadi malam sangat tinggi dan deras,” kata Siti kepada Tabura Pos di kediamannya, kemarin.
Lanjut dia, air deras dan sejumlah tetangga yang terlihat panik, maka dia dan keluarganya pun ikut panik, sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang sekarang terkena lumpur.
Diungkapkan Siti, ada warga yang Sebagian telah mengungsi ke keluarganya lantaran takut terjadi hujan dan banjir susulan. Apalagi, situasi dan kondisi Kota Manokwari masih kurang bersahabat.
“Warga di sini mulai khawatir, takut hujan deras dan terjadi banjir susulan seperti tadi malam. Kami berharap tidak terjadi banjir susulan lagi,” katanya.
Menurut Siti, banjir yang terjadi kali ini sangat parah dan merendam banyak rumah warga. Bahkan, kata dia, ada kendaraan yang terendam air dan lumpur.
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk memperbaiki daerah aliran sungai yang rawan banjir supaya warga bebas dari bencana banjir,” harap Siti.
Di samping itu, dia juga berharap pemda bisa menyalurkan bantuan yang dibutuhkan warga seperti sembako, bahan makanan siap saji, dan obat-obatan untuk warga yang terdampak banjir. [CR18-R1]




















