Sorong, TP – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah menggelar rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (15/4).
Kegiatan ini difokuskan pada upaya penguatan kapasitas dan kinerja kelembagaan dalam pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) agar berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan pemerintah pusat, daerah, hingga unsur terkait lainnya, sebagai wadah evaluasi dan perumusan strategi ke depan.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kelembagaan merupakan kunci utama agar kebijakan Otsus tepat sasaran.
“Penguatan kapasitas dan kinerja harus jadi prioritas. Dengan tata kelola yang baik, Otsus bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua,” ujarnya.
Elisa juga mendorong sinergi antar lembaga serta peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas seluruh perangkat daerah dalam mengelola program.
Sementara itu, Kasubdit Otsus Papua Kemendagri sekaligus Ketua Pelaksana, Maurits V.W. Hege, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman dan meningkatkan kapasitas SDM aparatur.
“Kita ingin memastikan pengelolaan program dilakukan secara efektif dan profesional,” ujarnya.
Melalui rapat ini, diharapkan lahir rekomendasi strategis untuk mewujudkan pelaksanaan Otsus yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. [CR30-R2]




















