Manokwari, TP – Mantan Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Papua Barat, Clinton Tallo mencari tantangan baru untuk membawa para petinju lokal menembus iven internasional.
Setelah memimpin PERTINA Papua Barat selama 2 periode, Tallo kini menjadi Ketua Persatuan Besar Tinju Indonesia (PERBATI) Papua Barat.
“Saya sudah tidak di Pertina. Saya sekarang bergabung dengan Perbati, sama-sama olahraga tinju. Saya memilih bergabung ke PERBATI agar bisa membawa atlet kita bisa mengikuti kejuaraan di level yang lebih besar dan tinggi,” kata Tallo kepada para wartawan di Mansinam Beach Hotel, Rabu (15/4/2026).
Dikatakannya, PERTINA dan PERBATI adalah organisasi olahraga yang menjadi rumah pembinaan atlet tinju. Lanjut Tallo, PERBATI juga resmi diakui oleh Internasional Olimpiade Comite (IOC), Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC).
“Kepengurusan PERBATI di Papua Barat sudah terbentuk dan tinggal menunggu pelantikan resmi. Ini menjadi langkah awal memaksimalkan pembinaan atlet dan persiapan menghadapi berbagai kejuaraan,” jelas Tallo.
Menurutnya, potensi petinju di Papua Barat sangat besar dan perlu didorong melalui pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan berbagai pihak. Dengan terbentuknya PERBATI, diharapkan pembinaan tinju di Papua Barat berjalan lebih terarah dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sampai ke level internasional.
“Ini komitmen dalam mendorong peningkatan prestasi atlet tinju di daerah, sekaligus membuka peluang bagi petinju muda untuk tampil di ajang yang lebih tinggi,” kata Tallo.
Dirinya berharap semakin banyak petinju asal Papua Barat yang mengikuti kejuaraan tinju amatir di tingkat internasional. “Memang sudah ada petinju kita yang mengikuti kejuaraan di Thailand, sehingga melalui PERBATI, tidak hanya ikut kejuaraan di dalam negeri,” pungkas Tallo. [SDR-R1]




















