Sorong, TP – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sorong terus berupaya meningkatkan kapasitas ekonomi warga lokal. Kali ini, sebanyak 63 Mama Papua dibekali keterampilan pembuatan kue atau pastry melalui program pelatihan yang digelar di Aula SMA Maranatha, Rabu (29/4/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sorong, Ridwan Gultom, menyampaikan bahwa peserta yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat. Sebanyak 500 warga semula mengajukan proposal partisipasi, dan melalui verifikasi persyaratan, akhirnya ditetapkan 63 orang yang memenuhi kriteria.
“Ada 500 proposal masuk, lalu kami seleksi dan yang lolos berjumlah 63 orang. Mereka adalah yang dianggap siap dan berkomitmen untuk mengembangkan usahanya nanti,” jelas Ridwan.
Selain mendapatkan materi dan praktik langsung dari instruktur, seluruh peserta juga menerima bantuan peralatan usaha lengkap. Di antaranya kompor, oven, blender, mixer, serta peralatan pendukung lainnya.
Program ini didanai sepenuhnya dari anggaran Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp300 juta.
“Harapannya, keterampilan dan peralatan yang diberikan ini bisa meningkatkan produktivitas. Sehingga para peserta tidak hanya pandai membuat kue, tapi juga mampu mengembangkan usahanya menjadi lebih besar dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Sorong Bidang Masyarakat Adat dan Budaya Pemerintahan, Ariance Sarah Kondjol, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Pelatihan ini tidak sekadar transfer ilmu, tapi juga membuka peluang usaha agar bisa dikelola secara mandiri. Ini langkah strategis agar ekonomi rumah tangga semakin kuat,” ujar Sarah.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dengan baik. Sehingga nantinya akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga dan melahirkan lebih banyak usaha mikro kecil yang produktif di Kota Sorong. [CR24-R2]




















