Bintuni, TP – Pelantikan pengurus Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Besar Sebyar masa bakti 2026–2031 akan digelar pada Kamis, 7 Mei 2026 mendatang. Acara bertempat di Gedung Women Child Center, Jalan Raya Kali Kodok, Teluk Bintuni, dengan mengusung tema “Melalui Nilai SERASI, Kita Perkuat Peran LMA Suku Besar Sebyar dalam Menjaga Adat dan Martabat”.
Ketua LMA Sebyar periode terpilih, Nuh Inai, mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga asal suku Sebyar, untuk berpartisipasi aktif memeriahkan acara sekaligus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka, namun menjadi momentum penting untuk memperkuat peran lembaga adat dalam membangun persatuan dan memajukan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dan pengawasan dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar acara berjalan lancar, aman, dan penuh makna.
“Kita semua adalah bagian dari keluarga besar Sebyar. Mari kita jaga bersama suasana yang kondusif, hadir dengan rasa kekeluargaan, dan jadikan momen ini sebagai awal langkah kerja yang lebih baik untuk kepentingan bersama,” ujar Nuh, didampingi Sekretaris LMA sekaligus Ketua Panitia Pelantikan, Yunus Efun.
Sementara itu, Yunus Efun melaporkan seluruh tahapan persiapan telah berjalan sesuai rencana dan saat ini sudah memasuki tahap pendistribusian undangan. Sejumlah tokoh penting telah diundang, di antaranya Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Joko Lingara, unsur Forkopimda, hingga Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.
“Kami sangat berharap kehadiran para pemimpin daerah dapat memberikan dukungan nyata terhadap eksistensi lembaga adat serta berbagai program yang akan kita jalankan ke depannya,” tambahnya.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) Pertama yang bertujuan menyusun dan menetapkan rencana program kerja selama masa bakti. Raker ini akan dihadiri perwakilan dari 27 marga yang tergabung dalam suku Sebyar, serta enam Ketua LMA tingkat distrik yang mencakup seluruh wilayah adat.
Yunus menegaskan bahwa LMA Sebyar hadir sebagai wadah penampung aspirasi, pelindung nilai-nilai adat dan budaya, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Keberhasilan setiap program yang dirancang, lanjutnya, sangat bergantung pada partisipasi aktif, semangat gotong royong, dan rasa memiliki dari setiap individu masyarakat.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh warga dan tamu undangan untuk dapat hadir, memberikan dukungan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan harmonis selama acara berlangsung.[CR25-R2]




















