Sorong, TP – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat Daya terus menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Selain tindakan penindakan, langkah strategis yang kini semakin diperkuat adalah upaya edukasi dan pencegahan yang disebarluaskan hingga ke tengah masyarakat.
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Rizal Marito, melalui Kasubdit 1 Ditresnarkoba, AKBP Hasoloan Situmorang, menyatakan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak masa depan generasi muda, tetapi juga berpotensi menghancurkan tatanan kehidupan keluarga serta mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya mengandalkan aparat penegak hukum semata. Diperlukan dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga peran orang tua di lingkungan keluarga.
“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan dunia pendidikan. Pengawasan serta edukasi yang terus-menerus diberikan kepada anak-anak dan generasi muda sangat penting agar mereka memahami risiko dan tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Hasoloan.
Ia menjelaskan, Ditresnarkoba bersama jajaran Polres di seluruh wilayah Papua Barat Daya secara rutin melaksanakan langkah-langkah preventif. Berbagai sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba terus digelar di sekolah-sekolah, lingkungan pemukiman, hingga di titik-titik yang dinilai rawan terhadap peredaran gelap narkotika.
Selain memberikan pemahaman dan edukasi, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tidak segan berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui atau mencurigai adanya praktik peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Pihaknya memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dan identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya demi keamanan bersama.
AKBP Hasoloan menambahkan, pembekalan edukasi sejak dini menjadi salah satu langkah paling efektif untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap pengaruh buruk narkoba. Upaya ini sekaligus bertujuan mempersempit ruang gerak para pelaku yang selama ini mencari celah untuk mengedarkan barang haram tersebut.
Melalui rangkaian kegiatan pencegahan dan penyuluhan yang masif ini, Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya berharap tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Pada akhirnya, terciptalah lingkungan yang aman, sehat, dan benar-benar bebas dari ancaman penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. [CR30-R2]




















