Manokwari, TP – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Papua Barat resmi menyiapkan sebanyak tujuh unit perangkat internet satelit Starlink. Perangkat ini disiapkan khusus untuk menunjang kelancaran pelayanan dan pendataan administrasi kependudukan di wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan komunikasi biasa.
Kepala Disdukcapil Papua Barat, dr. Maria Ria Come, menjelaskan bahwa perangkat ini merupakan solusi strategis guna menyukseskan pelaksanaan program unggulan Sistem Jemput Bola (Sijebol). Langkah ini diambil mengingat masih banyak daerah yang mengalami kendala akses jaringan, hingga kondisi tanpa sinyal atau blackspot.
“Berdasarkan pengalaman kami selama turun ke lapangan melayani masyarakat lewat program Sijebol, masih banyak daerah terpencil yang kesulitan mengakses jaringan internet. Bahkan, tidak sedikit wilayah yang benar-benar tidak terjangkau sinyal sama sekali,” ungkap Come kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (21/5/2026).
Oleh sebab itu, pada tahun ini pihaknya menyediakan tujuh unit Starlink yang disiapkan khusus untuk mendukung operasional Sijebol di lokasi-lokasi tersebut.
Lebih lanjut Come menegaskan, perangkat ini tidak hanya akan digunakan oleh tim pelayanan di tingkat provinsi saja, namun bersifat terbuka dan dapat dipinjam pakai oleh jajaran Disdukcapil di tingkat kabupaten/kota.
“Tujuh unit ini bukan milik eksklusif provinsi. Apabila ada permohonan pinjam pakai dari kabupaten saat hendak melaksanakan program Sijebol dan menghadapi kendala jaringan, perangkat ini bisa dipinjamkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, fasilitas ini diprioritaskan bagi wilayah-wilayah terpencil yang masuk kategori blackspot, agar pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan lancar, cepat, dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala lokasi.[FSM-R2]



















