• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Kesekian Kalinya, Pencaker Manokwari Palang Jalan Tuntut Janji Tambahan Kuota CPNS 2021

AdminTabura by AdminTabura
02/06/2026
in Uncategorized
0
Kesekian Kalinya, Pencaker Manokwari Palang Jalan Tuntut Janji Tambahan Kuota CPNS 2021
0
SHARES
173
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Jalan Poros Sowi Sempat Lumpuh, Dibuka Kembali Setelah Negosiasi

Manokwari, TP – Kekecewaan ratusan pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Manokwari kembali meluap dan tak lagi terbendung. Mereka kembali turun ke jalan dan melakukan pemalangan, menyusul janji yang belum kunjung terealisasi terkait penambahan kuota penerimaan CPNS Formasi 2021.

Aksi protes yang berlangsung lebih besar dan masif terjadi pada Selasa (2/6/2026), di mana para demonstran tidak hanya memalangi akses di lingkungan Kantor Bupati Manokwari, kawasan Sowi Gunung, tetapi juga menutup total jalan poros utama Sowi, jalur penghubung menuju distrik Arfai dan pusat kota.

Dalam tuntutannya, para pencaker kembali menagih ucapan Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang pada Mei 2025 lalu di Sasana Karya Kantor Bupati, berjanji akan memberikan tambahan kuota sebanyak 100 formasi bagi mereka yang telah mendaftar dan mengikuti seleksi CPNS tahun anggaran 2021.

Pantauan Tabura Pos di lokasi, pemalangan yang dilakukan berimbas langsung pada kelancaran lalu lintas. Akses jalan menuju Sowi maupun arah Arfai sempat lumpuh total dan dipadati antrean kendaraan panjang, menimbulkan kemacetan parah.

Melihat situasi semakin memanas, sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari turun langsung berupaya melakukan pendekatan dan negosiasi. Hadir dalam upaya tersebut antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Jan Ayomi, Kepala Dinas Perumahan Joni Toansiba, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Edward Dowansiba.

Namun, upaya mediasi yang dilakukan para pejabat tersebut menemui jalan buntu. Para pencaker bersikeras menolak berunding jika Bupati Manokwari tidak hadir langsung di lokasi untuk menemui mereka.

“Kita sudah tidak mau mendengar janji-janji lagi. Kita ke sini mencari jalan keluar yang nyata. Bapak Bupati harus turun ke sini menemui kita dan memberi kepastian,” tegas salah satu perwakilan massa aksi di hadapan pejabat pemkab.

Ketiadaan Bupati di lokasi membuat situasi sempat berlangsung tegang. Tidak hanya pemkab, jajaran personel Polresta Manokwari juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan berupaya melunakkan sikap para demonstran.


Hingga akhirnya, setelah perdebatan panjang dan pendekatan intensif aparat keamanan, para pencaker sepakat meloloskan kembali kendaraan yang melintas di jalan poros Sowi. Meski demikian, akses masuk menuju halaman dan lingkungan Kantor Bupati Manokwari tetap dipalang dan dijaga ketat oleh massa aksi.

Sebagai informasi, aksi protes ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi serupa yang dilakukan sebulan lalu, tepatnya pada Mei 2026. Saat itu, mereka juga mempertanyakan nasib janji penambahan 100 kuota tersebut.

Para pencaker menilai, waktu satu tahun sudah terbuang sia-sia sejak janji itu disampaikan, namun hingga saat ini belum ada realisasi maupun kejelasan yang diberikan pemerintah daerah. Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di jalan poros Sowi sudah kembali normal dan bisa dilalui. [SDR-R2]

Previous Post

Harlah Pancasila: Papua Barat Tegaskan Pancasila sebagai ‘Jangkar Moral’

Next Post

Bambu Adat Dibuka Paksa, Pencaker Pecahkan Kaca Kantor Bupati Manokwari

Next Post
Bambu Adat Dibuka Paksa, Pencaker Pecahkan Kaca Kantor Bupati Manokwari

Bambu Adat Dibuka Paksa, Pencaker Pecahkan Kaca Kantor Bupati Manokwari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!