Bintuni, TP – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SOKSI Papua Barat, Mozes Rudy F. Timisela, menyerahkan Surat Keputusan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Teluk Bintuni berlangsung di Nusantara Resto, Kompleks Awarepi, Rabu malam (10/6).
Rudy Timisela menyatakan kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan upaya menanam fondasi organisasi secara langsung. “Biasanya surat keputusan hanya dikirim, namun kali ini saya datang sendiri. Ini bagian dari perubahan pola konsolidasi, menanam organisasi yang merupakan bagian dari kelompok pendiri Partai Golkar,” ujarnya di hadapan pengurus.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor SKEP-003/DEPIDAR-SOKSI.PB/VI/2026, ditetapkan Alif Permana, S.H., CLD sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPC SOKSI Teluk Bintuni. Ia akan didampingi sepuluh pengurus awal untuk melengkapi struktur hingga tingkat distrik dan kampung, sebelum nantinya diselenggarakan musyawarah cabang guna memilih ketua secara definitif.
Dalam arahannya, Rudy menegaskan posisi penting SOKSI sebagai salah satu Kelompok Induk Organisasi pendiri Partai Golkar yang didirikan 20 Mei 1960 atas gagasan Prof. Suhardiman. Organisasi ini berperan sebagai wadah pembinaan kader, penampung aspirasi, serta penyangga kekuatan politik yang menjaga semangat kekaryaan.
“Kita harus memastikan organisasi berjalan mandiri dan bebas dari intervensi pihak luar. Ini adalah tanggung jawab sejarah sebagai penopang kemandirian partai,” tegasnya.
Ia juga meminta jajaran SOKSI Teluk Bintuni untuk mendukung stabilitas pemerintahan Bupati Yohanis Manibuy. Menurutnya, kepemimpinan yang berkelanjutan menjadi kunci agar program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan optimal.
Konsolidasi yang dimulai dari Teluk Bintuni ini nantinya akan dilanjutkan ke kabupaten lain di Papua Barat. Diharapkan penyerahan surat keputusan ini tidak hanya menjadi urusan administrasi, melainkan mempererat silaturahmi antarkader dan memicu semangat pengabdian.
“SOKSI berlandaskan semangat karya dan kekaryaan. Tugas kita adalah menyiapkan kader yang andal serta memperkuat pengabdian masyarakat guna menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Rudy.
Kegiatan ini menjadi langkah awal upaya SOKSI Papua Barat untuk lebih membumi, mendekatkan diri dengan kader di lapangan, dan membangun organisasi dari akar rumput agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. [CR25-R2]



















