Manokwari, TP – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari memastikan pelayanan listrik selama Pesparawi XIV pada 2026 di Kabupaten Manokwari berjalan aman tanpa gangguan.
Manager PLN UP3 Manokwari, Avry Triyudha mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan Langkah antisipasi yang matang untuk mendukung Pesparawi berjalan aman dan nyaman tanpa gangguan suplai listrik.
Menurutnya, dari sisi SDM, PLN telah menyiagakan 125 personil, dan mereka akan stand by selama Pesparawi, baik di tempat kegiatan maupun di pos utama.
“Untuk Pesparawi, kami menerjunkan 125 personil selama periode 15-30 Juni 2026, karena sebelum acara, sudah banyak tamu yang berdatangan,” kata Triyudha kepada para wartawan di kantornya, Kamis (11/6/2026).
Dijelaskannya, 125 personil ini disiagakan untuk mengantisipasi gangguan jaringan yang disebabkan kondisi alam maupun penyebab lain.
Lanjut Triyudha, pihaknya juga fokus pada lokasi vital, seperti Bandara Rendani, 4 venue pelaksanaan kegiatan serta RTP Borasi yang menjadi tempat pembukaan dan penutupan ajang 4 tahunan tersebut.
Di samping itu, ia menambahkan, pihaknya juga mendatangkan sejumlah infrastruktur kelistrikan tambahan guna memperkuat kehandalan sistem di tempat-tempat perlombaan.
“RTP Borarsi, kami siapkan tiga genset berkapasitas masing-masing 100 kW. Sementara untuk setiap venue perlombaan, disiapkan satu genset cadangan sebagai langkah antisipasi,” katanya.
Ia meyakini, dengan kapasitas kelistrikan yang dimiliki sekarang bisa menjawab kebutuhan listrik di Manokwari selama event ini berlangsung.
“Saat ini, daya mampu sistem kelistrikan di Manokwari sebesar 44 Megawatt, sedangkan beban puncak tertinggi 39 Megawatt, sehingga masih ada sekitar 5 Megawatt untuk menjawab lonjakan beban saat Pesparawi berlangsung,” jelas Triyudha.
Dirinya menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi secara intensif dengan pemilik gedung maupun pengelola akomodasi yang dipakai para kontingen untuk memastikan kapasitas daya listrik yang tersedia, mampu menunjang kenyamanan para peserta.
Pada event tersebut, ungkap Triyudha, PLN menawarkan opsi penambahan daya jika memang dibutuhkan, termasuk layanan penambahan daya multiguna yang bersifat non permanen.
“Dari total 38 penginapan yang terdata, baru satu lokasi, yakni Asrama Mansinam yang telah berkoordinasi untuk melakukan penambahan kapasitas daya multiguna,” kata Triyudha.
Dirinya mengimbau para pengelola penginapan yang sekiranya membutuhkan tambahan daya bisa segera melapor secepatnya sebelum acara secara resmi dimulai.
“Ini penting agar seluruh persiapan teknis rampung lebih awal, sehingga saat acara berlangsung, petugas bisa sepenuhnya fokus pada pengamanan jalannya kegiatan,” kata Triyudha. [SDR-R1]




















