Manokwari, TP – Satu per satu kontingen peserta Pesparawi Nasional XIV tiba di Manokwari. Selasa, 16 Juni 2026, tercatat ada delapan kontingen dan tim asesor tiba melalui Bandara Rendani Manokwari.
Kontingen yang tiba, yaitu Sulawesi Selatan (Sulsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Jawa Timur (Jatim) dan Kaimana.
Sedangkan, provinsi peserta Pesparawi yang mengutus perwakilan (Tim Asesor) tiba di Manokwari, yaitu Papua Barat Daya dan Maluku.
Pantauan Tabura Pos, kedatangan duta – duta Kristus dari setiap provinsi dijemput panitia dan orangtua angkat kontingen masing-masing.
Tiba di Kota Injil dan Peradaban Orang Papua ini, masing-masing kontingen mengusung target tampil optimal dan meraih juara sebagaimana pesan amanah dari gubernur maupun bupati masing-masing.
Salah satunya, Kontingen Sumatera Utara (Sumut) yang dipimpin Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Provinsi (LPPP) Sumatera Utara, Erapparnenge Manik.
Kontingen Sumatera Utara menargetkan kembali membawa pulang Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia pada ajang ke XIV ini.
“Target tetap membawa Piala Presiden ke Sumatera Utara. Pada tahun 2022 di Jogja kami menjadi juara umum, sehingga kami optimistis akan membawa kembali piala itu ke Sumatera Utara,” kata Manik kepada para wartawan di Bandara Rendani, Selasa (16/6/2026).
Pada Pesparawi XIV ini, Sumatera Utara memboyong 261 peserta yang berasal dari beberapa kabupaten dan akan berlaga pada seluruh kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu Grup Musik Pop Gerejawi dari Kabupaten Nias Utara, Vokal Grup dari Kabupaten Toba, serta peserta Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP) dari Kota Medan.
”Selain mempertahankan prestasi, kami juga berharap Sumatera Utara dapat dipercaya menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional tahun 2029 sesuai amanah dari Gubernur,” pungkasnya. [SDR-R3]




















