Kota Sorong,TP — Ketua Karang Taruna Kompleks Gor Kota Sorong, Elimalek Robert Kaiway, mengimbau seluruh warga, terutama kalangan pemuda, untuk tidak membuat maupun menyebarluaskan mural yang berpotensi memicu perpecahan serta mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Imbauan itu disampaikan Elimalek menyikapi maraknya temuan mural bergambar bendera Bintang Kejora di sejumlah dinding dan pagar lingkungan Kota Sorong.
Menurut Elimalek, karya seni yang mengandung simbol kontroversial dapat menimbulkan keresahan dan merusak keharmonisan yang selama ini terjaga baik di tengah masyarakat.
Ia menegaskan generasi muda memiliki tanggung jawab besar menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga diharapkan mampu menjadi teladan dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.
“Kreativitas anak muda adalah aset berharga, namun harus diarahkan pada hal yang bermanfaat dan membangun. Mural sebaiknya memuat pesan positif, edukatif, serta memperkuat semangat kebangsaan dan persaudaraan,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat dengan aparat keamanan guna menjaga ketertiban. Jika menemukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketentraman, warga diminta segera melaporkannya ke RT/RW, tokoh masyarakat, atau pihak berwajib.
Elimalek mengajak pemuda lebih aktif dalam kegiatan sosial, olahraga, dan program positif lain yang mempererat hubungan antarwarga serta mendukung pembangunan daerah.
“Mari kita berperan aktif menciptakan lingkungan aman, damai, dan kondusif demi kemajuan Kota Sorong. Pemuda Bersatu, Lingkungan Aman, Masyarakat Damai,” tegasnya. [MPS- R2]




















