Birokrat Senior dan Tokoh Masyarakat Arfak Tinggalkan Jejak Pengabdian Panjang
Manokwari, TP – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan didampingi istri, Juliana Mandacan, beserta jajaran pimpinan perangkat daerah melayat ke rumah duka tokoh masyarakat Arfak dan mantan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Dr. Nataniel D. Mandacan, M.Si., di Kompleks Swafen Bahari, Sabtu (4/7/2026).
Suasana haru menyelimuti kediaman duka saat rombongan tiba. Gubernur secara langsung menyampaikan belasungkawa kepada istri, anak-anak, dan keluarga besar almarhum, sekaligus memberikan penghiburan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Papua Barat, kami sampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Terima kasih atas seluruh dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Kiranya keteladanan almarhum menjadi warisan berharga bagi seluruh aparatur sipil negara dan masyarakat,” ujar Gubernur.
Kehadiran Gubernur beserta rombongan menjadi bentuk penghormatan tertinggi bagi putra terbaik daerah yang telah mengabdikan diri panjang di berbagai lini pemerintahan. Turut hadir Kepala Inspektorat Erwin Saragih, Kepala Dinas ESDM Samy Saiba, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sarce Meidodga, serta Staf Ahli Gubernur Nancy Weizer.
Jejak Pengabdian Almarhum
Karier birokrasi Nataniel Mandacan dimulai Maret 1989 sebagai staf Bagian Kepegawaian Kabupaten Manokwari. Ia kemudian menjabat Kepala Bagian Kepegawaian Kabupaten Manokwari periode 1996–2002. Usai menempuh studi magister di Universitas Gadjah Mada, pada Juni 2003 dilantik sebagai Kepala Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat, lalu Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura mulai Juli 2008.
Pada 2011 dipercaya menjabat Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Sosial Setda Papua Barat, sebelum akhirnya mencapai puncak karier sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat sejak dilantik 6 September 2014.
Kepergiannya meninggalkan jejak kepemimpinan dan pelayanan yang diharapkan menjadi teladan bagi generasi penerus. [*FSM-R2]




















