Manokwari, TP – Meski masih terkendala keterbatasan sepeda motor roda tiga pengangkut sampah yang mengalami kerusakan, tetapi pengoperasiannya di Kelurahan Anday, Distrik Manokwari Selatan, Manokwari, sudah berjalan maksimal.
Kepala Kelurahan Anday, Distrik Manokwari Selatan, Yohanis Mansim, S.Sos mengatakan, terdapat 6 unit sepeda motor roda tiga, kini tersisa 3 unit sepeda motor roda tiga yang beroperasi, sedangkan 3 unit sepeda motor roda tiga lainnya mengalami kerusakan.
“Kerusakan motor sampah cukup bervariasi, ada motor yang kerusakan sedang hingga kerusakan berat,” ungkap Mansim yang ditemui Tabura Pos di kantornya, Selasa (15/7/2026).
Menurutnya, sepeda motor roda tiga yang mengalami kerusakan belum dibawa ke bengkel karena keterbatasan anggaran. “Anggaran hanya untuk menggaji para petugas motor sampah saja,” katanya.
Untuk gaji petugas motor sampah, jelas Mansim, bendahara sudah membayarnya per bulan, sehingga tidak ada masalah. “Kita juga berharap petugas bekerja optimal dan lebih aktif di lapangan,” harap Mansim.
Ia menegaskan, meski sejumlah sepeda motor roda tiga mengalami kerusakan, tetapi petugas pengangkut sampah di Kelurahan Anday tetap bekerja baik untuk melayani Masyarakat.
“Kebanyakan yang kita lihat di lapangan, warga di wilayah Anday, Arfai, dan Maripi sering membuang sampahnya langsung ke bak sampah, seperti di daerah Arfai 2 dan Anday, tepatnya di depan Balai Latihan Pertanian,” jelas Mansim.
Ia mengakui, untuk bak sampah di Kelurahan Anday pun masih sangat kurang, sehingga pihaknya berharap ada penambahan bak sampah dari Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Manokwari.
“Kita semua tahu untuk daerah Arfai, Anday, dan Maripi saat ini, warga baru yang tinggal semakin banyak, sehingga sampah yang dihasilkan setiap hari semakin tinggi. Ini butuh kesadaran dari setiap warga dan kita harap jangan ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan, terutama di jalan utama, karena alasan bak sampah tidak cukup,” imbuh Mansim.
Dikatakan Kepala Kelurahan Anday, masih ada warga yang mengeluhkan aroma tidak sedap dari sampah yang dibuang warga tidak pada tempatnya. Selain itu, sampah juga sering berhamburan di jalan, tepatnya di depan Balai Latihan Pertanian.
Mansim mengaku, pihaknya sudah mengimbau dan menyampaikan ke masyarakat maupun pemilik tempat usaha di pinggir jalan, mulai Arfai hingga Maripi untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.
“Tidak boleh membuang sampah sembarangan di jalan atau selokan, tetapi itu Kembali lagi ke kesadaran masing-masing warga, apakah mereka sadar atau tidak,” tukasnya.
Untuk sampah yang menumpuk di jalan poros Anday, ungkap Mansim, pihaknya dibantu dinas terkait sudah turun ke lapangan untuk membersihkannya, sehingga sekarang mulai terlihat bersih dan tidak menimbulkan bau yang menyengat.
“Kami berharap warga tidak boleh membuang sampah di jalan, apalagi jalan utama. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan Kota Manokwari,” tandas Mansim. [CR18-R1]




















