Manokwari, TP – Tim Basarnas Manokwari melanjutkan operasi SAR terhadap 3 nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan utara Pulau Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.
Kepala Kantor Basarnas Manokwari, Yefri Sabaruddin menjelaskan, informasi kejadian diterima Kantor SAR Manokwari melalui radiogram Nomor: 063/SAR-4/0726 dari Kantor SAR Biak, Kamis, 16 Juli 2026 sekitar 17.30 WIT.
Berdasarkan laporan, ketiga korban diketahui berangkat melaut untuk memancing dan terakhir terlihat seorang saksi, Jumat, 10 Juli 2026 pukul 12.00 WIT, di perairan utara Pulau Numfor.
“Hingga saat ini, ketiga korban, yaitu Saiful, Ari, dan Armin belum kembali, sehingga dilakukan operasi pencarian,” ungkap Sabaruddin kepada Tabura Pos di Sowi Gunung, Sabtu (18/7/2026).
Lanjutnya, pada hari kedua operasi, Jumat, 17 Juli, tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara visual di atas permukaan laut pada area pencarian seluas sekitar 69,2 mile laut persegi.
Selain penyisiran di laut, upaya pencarian diperkuat melalui penyebarluasan informasi (broadcast) kepada SROP Manokwari dan koordinasi dengan Kantor SAR Sorong serta nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi pencarian agar segera memberi informasi jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahu yang digunakan.
“Kita masih terus melakukan pencarian karena sudah lima hari hilang baru dilaporkan. Tim juga sudah memperluas area pencarian ke Numfor, Biak, dan Sorong, tetapi hasilnya masih nihil,” jelas Sabaruddin.
Memasuki hari keenam, sambung Sabaruddin, seluruh unsur SAR akan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan mengedepankan keselamatan personil di lapangan. Para korban kemungkinan terbawa arus hingga perairan di sekitar Pulau Kaki hingga memasuki wilayah pencarian Kantor SAR Sorong.
“Operasi SAR masih terus berlangsung. Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat pesisir dan para nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi agar segera melaporkan apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” pintanya. [SDR-R1]




















