• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home MANOKWARI

Rumah Gizi Jadi Pusat Penanganan Anak Stunting di Manokwari

AdminTabura by AdminTabura
21/07/2026
in MANOKWARI
0
Rumah Gizi Jadi Pusat Penanganan Anak Stunting di Manokwari

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Angka prevalensi stunting di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat masih di bawah target nasional sebesar 14,2 persen hingga pertengahan 2026.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare mengatakan, berdasarkan data 2025, prevalensi stunting tercatat 10,2 persen, sedangkan hingga pertengahan 2026 berada di kisaran 11,7 persen.

Dijelaskan Takdare, target nasional sebesar 14,2 persen, sedangkan untuk Kabupaten Manokwari pada 2025 berada di angka 10,2 persen.
Untuk tahun ini, kata dia, masih berproses dengan data, sementara di kisaran 11,7 persen, tetapi masih perlu dilakukan intervensi, sehingga angkanya bisa berubah.

Diungkapkan Plt. Kadinkes, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi dilakukan secara kolaboratif, melibatkan berbagai pihak diantaranya Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Seluruh pihak memiliki peran dalam upaya pencegahan maupun penanganan anak yang mengalami stunting, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan berkelanjutan,” jelas Takdare kepada para wartawan di salah satu hotel di Manokwari, belum lama ini.

Takdare yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari ini, menambahkan, sebagai upaya memperkuat penanganan, Pemkab Manokwari sudah menetapkan pembangunan rumah gizi sebagai salah satu program prioritas yang akan direalisasikan tahun depan.

Dijelaskannya, rumah gizi nantinya menjadi pusat penanganan anak stunting di Kabupaten Manokwari, yang mana anak-anak yang mengalami stunting akan mendapat pendampingan dan pemantauan terpadu sampai kondisinya membaik.

“Rencana pembangunan rumah gizi sudah final. Tahun depan penanganan stunting akan kita pusatkan di satu tempat, sehingga intervensi bisa dilakukan secara maksimal sampai berat badan anak meningkat,” katanya.

Menurut Takdare, kenaikan angka stunting pada data sementara tahun ini, tidak sepenuhnya menunjukkan bertambahnya jumlah anak stunting, karena sebagian kasus yang tercatat merupakan anak dengan kondisi gizi kurang yang dalam sistem aplikasi nasional otomatis masuk dalam kategori stunting.

“Kalau kita lihat secara manual, sebenarnya itu gizi kurang, tetapi ketika di-input ke aplikasi, langsung masuk kategori stunting dan cukup memengaruhi data yang muncul. Meski demikian, kami memastikan seluruh anak yang mengalami stunting maupun gizi kurang tetap mendapat penanganan sesuai kondisi masing-masing,” tandas Plt. Kadinkes.

Dirinya merasa optimis kehadiran rumah gizi akan memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga seluruh proses penanganan, mulai pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi sampai pendampingan keluarga dilakukan secara terpadu. [SDR-R1]

Previous Post

Buka Penyusunan RKA-KL 2027, Sekjen ATR/BPN Instruksikan untuk Utamakan Transformasi Layanan Pertanahan dan Penataan Ruang

Next Post

Mitigasi Bencana dan Ketahanan Sektor Pariwisata menjadi Perhatian Mendesak

Next Post
Mitigasi Bencana dan Ketahanan Sektor Pariwisata menjadi Perhatian Mendesak

Mitigasi Bencana dan Ketahanan Sektor Pariwisata menjadi Perhatian Mendesak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!